Kemacetan Parah di Bundaran Taman Pelangi, Surabaya
Kemacetan parah yang terjadi setiap hari di Bundaran Taman Pelangi, Surabaya, menjadi masalah yang sering dihadapi oleh warga sekitar. Keadaan ini terutama terasa saat jam pulang kerja, khususnya pada awal pekan. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, persimpangan yang juga dikenal sebagai Bundaran Dolog tersebut mengalami kemacetan yang sangat parah.
Tidak ada celah bagi kendaraan bermotor untuk bisa menyerobot. Jalur dari arah Waru Sidoarjo atau barat, serta dari arah Surabaya menuju Sidoarjo, dan dari arah timur semuanya dijejali kendaraan. Saiful, salah satu pengguna jalan setengah geregetan, mengatakan: “Bolak-balik meh bendino ngene iki.” Meskipun begitu, ia menyebut bahwa kondisi macet ini sudah menjadi hal biasa.
Setiap jam pulang kerja, sisi timur Bundaran Taman Pelangi yang mengalami kemacetan. Sementara pagi hari, saat jam berangkat kerja, sisi barat yang macet. Namun, kemacetan tidak hanya terjadi di Bundaran Taman Pelangi saja. Masalah ini mulai dirasakan sejak kendaraan meninggalkan tengah Kota Surabaya.
Arus kendaraan mulai melambat saat memasuki perempatan lampu merah Jl Urip Sumoharjo Surabaya. Iring-iringan kendaraan sudah langsung memenuhi setiap celah jalan mulai dari Jl Darmo. Makin padat dan merayap hingga akhirnya terjadi kemacetan di Jembatan Layang atau flyover Wonokromo. Belum juga tuntas, kemacetan kembali terjadi di lampu merah Margorejo dan puncaknya di Bundaran Taman Pelangi hingga Bundaran Waru, perbatasan Sidoarjo.
Pembangunan Flyover untuk Mengurai Kemacetan
Tahun ini, pemerintah kota telah merencanakan pembangunan flyover di Bundaran Taman Pelangi. Pemkot sudah berhasil membebaskan lahan dan kini tidak ada lagi bangunan di kampung bundaran tersebut. Saiful berharap banyak bahwa kemacetan yang berulang setiap hari di Bundaran Taman Pelangi bisa terpecahkan dengan jembatan layang tersebut.
Jarak tempuh dari tengah Kota Surabaya hingga Bundaran Waru bisa ditempuh dalam 30 menit. Namun, saat kemacetan parah seperti pada Senin sore hingga petang, waktu tempuh bisa lebih dari 1 jam. Warga Surabaya dan Sidoarjo yang bertetangga ini kini berharap agar pembangunan infrastruktur jembatan layang segera dibangun dan direalisasikan.
Beberapa keuntungan yang diharapkan dari proyek ini antara lain:
- Membantu mengurai kemacetan parah di Bundaran Taman Pelangi.
- Mempercepat perjalanan kendaraan dari tengah Kota Surabaya hingga area perbatasan Sidoarjo.
- Meningkatkan efisiensi lalu lintas di kawasan tersebut.
Saat ini, lahan untuk proyek nasional Flyover Taman Pelangi ini sudah siap. Proyek ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah kemacetan yang selama ini mengganggu aktivitas warga sekitar.





