Macet Parah di Surabaya Akibat Hujan dan Angin

Kk185521 Clip10
Kk185521 Clip10

Kemacetan Parah di Surabaya, Tantangan Transportasi yang Terus Berulang

Kemacetan parah terjadi di sejumlah ruas jalan di kota Surabaya pada Senin (2/3/2026) sore. Salah satu titik paling memprihatinkan adalah Jalan Ahmad Yani di kawasan Bundaran Taman Pelangi Surabaya, Jatim. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat setempat yang rutin melintasi jalur tersebut.

Kepadatan kendaraan di jam pulang kerja dan gangguan lalu lintas seperti genangan air atau pohon tumbang semakin memperparah situasi kemacetan. Di Bundaran Taman Pelangi, setiap persimpangan jalan mengalami kemacetan parah. Nyaris tidak ada celah untuk motor menyerobot. Jalur dari arah Waru Sidoarjo atau dari Surabaya menuju Sidoarjo, serta dari arah timur, semua dijejali kendaraan.

“Bolak-balik meh bendino ngene Iki,” ujar Saiful, salah satu pengguna jalan yang sedikit geregetan. Meski begitu, ia menyebut kondisi macet sudah menjadi hal biasa bagi warga setempat.

Setiap jam pulang kerja, sisi timur Bundaran Taman Pelangi mengalami kemacetan. Sementara itu, pagi hari saat jam berangkat kerja, sisi barat yang terkena dampaknya. Namun, kemacetan bukan hanya terjadi di Bundaran Taman Pelangi saja. Mulai dari tengah Kota Surabaya hingga ke area sekitar, arus kendaraan mulai melambat.

Arus kendaraan melambat saat memasuki perempatan lampu merah Jl Urip Sumoharjo Surabaya. Iring-iringan kendaraan langsung memenuhi setiap celah jalan mulai dari Jl Darmo. Arus kendaraan makin membludak dan merayap hingga akhirnya terjadi kemacetan di Jembatan Layang atau flyover Wonokromo.

Belum juga tuntas, kemacetan kembali terjadi di lampu merah Margorejo dan mencapai puncaknya di Bundaran Taman Pelangi hingga Bundaran Waru, perbatasan antara Surabaya dan Sidoarjo.

Pembangunan Flyover sebagai Solusi

Tahun ini, pemerintah kota akan membangun flyover di Bundaran Taman Pelangi. Pemkot telah berhasil membebaskan lahan dan kini tidak lagi ada bangunan di kampung bunderan tersebut. Saiful berharap bahwa dengan adanya jembatan layang, kemacetan yang sering terjadi di Bundaran Taman Pelangi bisa terpecahkan.

Jarak tempuh dari tengah kota Surabaya hingga Bundaran Waru bisa ditempuh dalam 30 menit. Namun, saat kemacetan parah seperti pada Senin sore, waktu tempuh bisa lebih dari satu jam. Warga Surabaya dan Sidoarjo yang bertetangga ini kini sangat berharap agar pembangunan infrastruktur Jembatan Layang segera direalisasikan.

Selain dapat mengurai kemacetan parah di Bundaran Taman Pelangi, lahan untuk proyek nasional Flyover Taman Pelangi ini sudah siap. Proyek ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi beban lalu lintas di wilayah tersebut.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Pembangunan flyover merupakan langkah penting untuk menghadapi tantangan transportasi di Surabaya. Dengan peningkatan jumlah penduduk dan perkembangan ekonomi, kebutuhan akan infrastruktur yang memadai semakin mendesak.

Beberapa faktor seperti kondisi jalan, kepadatan kendaraan, dan gangguan lalu lintas lainnya tetap menjadi isu utama yang perlu diperhatikan. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk menggunakan jalur yang tepat dan menjaga ketertiban lalu lintas juga sangat penting dalam mengurangi kemacetan.

Dengan pembangunan flyover, diharapkan kehidupan warga Surabaya dan Sidoarjo akan lebih lancar dan efisien. Semoga proyek ini segera selesai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.


Pos terkait