JAKARTA – Menjalani peran sebagai mahasiswa baru sekaligus pengusaha yang mengelola bisnis konstruksi bernilai ratusan juta rupiah bukanlah hal mudah. Namun, itulah realitas yang dijalani oleh Muhamad Naufal Amirul Ma’arif, seorang mahasiswa Program Studi (prodi) Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis. Naufal berhasil mengembangkan ZAMA AUTO SPORT, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang konstruksi lapangan olahraga dan infrastruktur pendukung.
Keputusan Naufal untuk memilih UNM bukan tanpa alasan. Ia mengatakan bahwa universitas ini menawarkan pendekatan akademik yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri digital.
“Saya memilih UNM karena pendekatannya selaras dengan kebutuhan praktis dunia bisnis. Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM memberikan fleksibilitas dan kurikulum yang tidak membatasi peran saya sebagai seorang entrepreneur. Justru, pendidikan di sini memperkuat keseimbangan antara teori dan praktik,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Sebagai mahasiswa Sains Data, Naufal merasa terbantu dengan pola pikir berbasis data dalam mengelola proyek konstruksi yang memiliki risiko tinggi. Ia menjelaskan bahwa kemampuan analitisnya membantunya dalam berbagai aspek, mulai dari perencanaan anggaran hingga evaluasi kepuasan klien.
“Saya terbiasa melihat data, baik itu dalam perencanaan anggaran, estimasi risiko, maupun evaluasi kepuasan klien. Data membuat saya tidak hanya mengandalkan intuisi, tetapi juga membuat keputusan yang rasional dan terukur,” tambahnya.
Tati Mardiana, Ketua Program Studi Sains Data UNM, menilai bahwa prestasi Naufal adalah contoh nyata dari lulusan UNM yang mampu menerapkan ilmu secara nyata di dunia bisnis.
“Prestasi Naufal menunjukkan bahwa mahasiswa Sains Data UNM tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuannya di dunia nyata. Inilah semangat Kampus Digital Bisnis yang kami bangun,” tegas Tati dalam keterangan yang dirilis beberapa hari lalu.
Kesuksesan yang Menginspirasi
Naufal menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa lainnya yang ingin menjalani peran ganda sebagai pelajar sekaligus pengusaha. Dengan kombinasi pendidikan yang relevan dan kesadaran akan pentingnya data dalam pengambilan keputusan, ia telah membuktikan bahwa kesuksesan bisa diraih meskipun sedang menjalani studi.
Beberapa faktor yang mendukung kesuksesan Naufal antara lain:
- Kurikulum yang fleksibel: UNM memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi mereka di luar kelas.
- Pola pikir berbasis data: Kemampuan analitis yang didapat dari studi Sains Data sangat berguna dalam mengelola bisnis.
- Dukungan dari institusi: Keberadaan Kampus Digital Bisnis menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi dan kewirausahaan.
Selain itu, Naufal juga aktif dalam berbagai komunitas bisnis dan teknologi, yang membantunya memperluas jaringan dan mendapatkan wawasan baru tentang dunia usaha.
Tantangan dan Pelajaran
Menjalani dua peran sekaligus tentu tidak mudah. Naufal mengakui adanya tantangan dalam mengatur waktu antara studi dan bisnis. Namun, ia berusaha mengatur prioritas dengan baik dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi kerja.
Pelajaran yang ia dapatkan dari pengalaman ini adalah pentingnya keseimbangan antara teori dan praktik. Ia menyadari bahwa ilmu yang diperoleh di kelas tidak cukup tanpa penerapan langsung di dunia nyata.
Masa Depan yang Cerah
Dengan pertumbuhan ZAMA AUTO SPORT yang pesat, Naufal memiliki rencana untuk mengembangkan bisnisnya lebih lanjut. Ia berharap dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan berkontribusi pada pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Di samping itu, ia juga ingin membagikan pengalamannya kepada teman-teman mahasiswa lainnya, terutama mereka yang tertarik berwirausaha. Dengan demikian, Naufal tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda yang ingin meraih kesuksesan melalui pendidikan dan kewirausahaan.





