Kekalahan Telak Sriwijaya FC Memastikan Degradasi ke Liga 3
Kekalahan telak 0-3 dari Sumsel United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (28/2/2028) malam, memastikan Sriwijaya FC menjadi tim pertama yang terdegradasi ke Liga 3. Hasil ini menjadi catatan kelam bagi klub berjuluk Laskar Wong Kito yang selama 22 tahun berkiprah di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Prestasi yang diraih selama masa itu mencakup berbagai gelar domestik serta partisipasi di kompetisi Asia.
Sebelumnya, Sriwijaya FC juga pernah terdegradasi dari Liga 1 ke Liga 2 pada 2018. Kini, klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan itu harus kembali turun kasta dan bermain di Liga 3 musim depan. Direktur Olahraga PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Anggoro Prajesta, mengungkapkan rasa sedihnya atas kondisi yang dialami tim. Meski demikian, ia memastikan Sriwijaya FC tetap akan mengikuti kompetisi Liga 3 dan berupaya keras untuk kembali promosi ke Liga 2.
“InsyaAllah akan tetap lanjut berkompetisi,” ujar Anggoro, Senin (2/3/2026). Menurutnya, terdegradasinya Sriwijaya FC bukanlah akhir dari segalanya. Manajemen bersama tim pelatih telah menyiapkan rencana jangka panjang untuk membangun kembali kekuatan tim.
Siap Bangkit dari Nol
Anggoro menegaskan pembenahan akan dilakukan secara menyeluruh, baik dari segi pemain maupun manajemen. Ia menyebut, Liga 3 justru bisa menjadi momentum untuk membangun fondasi yang lebih kokoh. Apalagi, kompetisi Liga 3 dinilai tidak terlalu banyak menguras biaya perjalanan karena sebagian besar pertandingan tidak jauh dari wilayah regional.
“Ke Liga 3 bukan kiamat bagi SFC. Kita sudah melewati titik krusial, pernah dicoba dipailitkan, bertanding tanpa latihan dan tanpa dana. Sekarang waktunya berbenah dan memulai lagi dari nol,” tegasnya.
Sriwijaya FC dikenal sebagai salah satu klub besar Indonesia yang pernah meraih berbagai gelar domestik dan tampil di kompetisi Asia. Namun dalam beberapa tahun terakhir, performa tim terus menurun hingga akhirnya harus menerima kenyataan turun kasta untuk kedua kalinya dalam satu dekade terakhir.
Harapan Publik untuk Elang Andalas
Kini, publik Sumatera Selatan berharap Elang Andalas mampu bangkit dan kembali ke jalur prestasi. Dengan langkah-langkah strategis yang telah direncanakan, Sriwijaya FC diharapkan dapat memperbaiki performa dan membangun kembali kepercayaan para penggemarnya.
Dalam perjalanan menuju Liga 3, klub akan menghadapi berbagai tantangan, termasuk pembinaan pemain muda dan penguatan struktur manajemen. Anggoro menegaskan bahwa semua upaya akan dilakukan untuk memastikan Sriwijaya FC tidak hanya bertahan di Liga 3, tetapi juga siap untuk kembali ke Liga 2 dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Dengan semangat dan tekad yang kuat, Sriwijaya FC berharap dapat menunjukkan kepada dunia bahwa kekalahan saat ini adalah awal dari sebuah perubahan positif. Mereka yakin bahwa dengan kerja keras dan dukungan dari masyarakat, Elang Andalas akan kembali berkibar di pentas sepak bola nasional.





