Pelangi Di Mars Akan Hadir dengan Instalasi Balon Raksasa di Jakarta
Film Pelangi Di Mars yang merupakan karya sutradara Upie Guava dan produser Dendi Reynando, segera hadir dalam bentuk film live action dan animasi sci-fi. Film ini telah menjadi sorotan publik karena kisahnya yang menarik dan pengembangan semesta dunia yang unik. Sebelum penayangannya di bioskop Indonesia, kru film melakukan inovasi promosi dengan mendirikan instalasi balon raksasa yang bisa dilihat masyarakat secara langsung di Jakarta.
Instalasi Balon Raksasa akan Berlangsung Hingga 22 Februari 2026
Instalasi balon raksasa Pelangi Di Mars resmi diluncurkan pada Kamis (19/2/2026) lalu. Masyarakat dapat melihat balon setinggi 10 meter yang menampilkan karakter utama yaitu Pelangi dan Robot Batik di kawasan SCBD Tunnel BEJ, Jakarta Selatan hingga 22 Februari 2026. Kehadiran balon ini tidak hanya sebagai bentuk promosi, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkenalkan film ini kepada masyarakat luas.
Peluncuran balon ini berlanjut dari momentum peluncuran trailer resmi yang telah dilakukan pekan lalu. Tidak hanya di Jakarta, instalasi balon raksasa Pelangi Di Mars juga akan menyambangi lima lokasi lainnya. Aktivitas ini bertujuan untuk meningkatkan antusiasme masyarakat menjelang penayangan film secara resmi.
Balon Raksasa untuk Memperkenalkan IP Pelangi Di Mars
Dendi Reynando, selaku produser film, menjelaskan bahwa kehadiran balon raksasa ini adalah bagian dari strategi untuk memperkenalkan intellectual property (IP) Pelangi Di Mars kepada masyarakat Indonesia secara lebih dekat.
“Tujuan kita untuk mendirikan giant balloon di sini adalah untuk memperkenalkan IP Pelangi Di Mars agar bisa dilihat, dikenal sampai di banyak mata dan telinga masyarakat Indonesia,” ujar Dendi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Selain balon raksasa, pihak produksi juga akan menghadirkan IP Pelangi Di Mars dalam bentuk-bentuk lain. Dendi berharap film ini dapat menjadi IP yang dibanggakan oleh masyarakat Indonesia.
“Seperti yang kita niatkan di awal, penginnya ini jadi IP yang bisa dibanggakan oleh kita semua agar ke depan nanti ketika anak-anak kita datang ke toko mainan bukan hanya IP dari luar saja, tapi ada IP Indonesia,” tambahnya.
Film Pelangi Di Mars Sudah Hampir Rampung
Lebih lanjut, Dendi menjelaskan bahwa film Pelangi Di Mars sudah hampir rampung. Menurutnya, proses produksi film ini telah mencapai 97 persen dan ditargetkan siap tayang di bioskop pada Lebaran 2026 mendatang.
“Alhamdulillah film kita sudah 97 persen, dan 3 persen lagi selesai. InsyaAllah akan tayang pada Lebaran nanti. Mengisi waktu Lebaran yang bermakna buat kita semua karena ini bukan hanya untuk anak-anak, tapi juga untuk seluruh keluarga Indonesia,” kata Dendi.
Kisah film Pelangi Di Mars mengisahkan perjalanan Pelangi, anak pertama yang lahir di Mars, bersama teman-teman robotnya meneruskan misi sang ibu untuk menemukan mineral yang dapat membantu atasi masalah krisis air di Bumi.
Dari segi jajaran pemain, film ini dibintangi oleh Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata, serta menampilkan penampilan suara dari Kristo Immanuel, Bimoky, Gilang Dirga, Vanya Rivani, dan Dimitri Arditya. Penantian terhadap film ini pun semakin tinggi.







