
Prosesi pemakaman Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, akan berlangsung dengan penuh khidmat. Jenazah almarhum akan disalatkan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (2/3).
Di lokasi tersebut juga akan digelar upacara penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada negara sebelum prosesi pemakaman dilakukan secara militer.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah petugas dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama aparat TNI melakukan persiapan menyeluruh di area masjid. Petugas tampak memasang pengeras suara serta menata kursi dan meja di Serambi Jayakarta yang akan menjadi lokasi prosesi penyerahan jenazah.
Selain itu, persiapan juga dilakukan di Aula Sakinah Masjid Agung Sunda Kelapa. Ruangan ini rencananya akan digunakan sebagai tempat persemayaman sebelum jenazah disalatkan.

Try Sutrisno meninggal dunia pada Senin pagi (2/3) di usia 91 tahun. Almarhum mengembuskan napas terakhir pada pukul 06.58 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Jenazah almarhum dijadwalkan dimakamkan pada hari yang sama di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata dengan prosesi militer. Sebelumnya, jenazah disemayamkan serta dimandikan di RSPAD Gatot Soebroto.
Prosesi Pemakaman yang Terstruktur
Pemakaman Try Sutrisno akan dilaksanakan dengan penuh kesopanan dan kerapihan. Berikut adalah rangkaian prosesi yang akan berlangsung:
-
Penyembuhan dan Penyucian
Jenazah almarhum telah disemayamkan dan dimandikan di RSPAD Gatot Soebroto. Proses ini merupakan bagian dari tradisi keagamaan yang biasa dilakukan dalam pemakaman. -
Salat Jenazah
Salat jenazah akan dilaksanakan di Masjid Agung Sunda Kelapa. Prosesi ini akan dihadiri oleh para pejabat, tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhum. -
Penyerahan Jenazah ke Negara
Setelah salat jenazah, akan dilakukan upacara penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada negara. Upacara ini bertujuan untuk menunjukkan penghormatan tertinggi kepada almarhum sebagai tokoh penting bangsa. -
Pemakaman Militer
Jenazah akhirnya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Prosesi pemakaman akan dilakukan dengan penuh kehormatan sesuai dengan status almarhum sebagai mantan Wakil Presiden.
Persiapan yang Matang
Dalam beberapa hari terakhir, berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan kelancaran prosesi pemakaman. Beberapa hal yang dilakukan antara lain:
-
Pengaturan Lokasi
Area masjid dan aula sakinah telah dipersiapkan dengan baik. Kursi, meja, serta peralatan lainnya telah ditempatkan agar dapat digunakan dengan efisien selama prosesi. -
Pengamanan
Aparat TNI dan BPIP bekerja sama untuk memastikan keamanan selama prosesi berlangsung. Hal ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan menghindari gangguan dari pihak luar. -
Koordinasi dengan Keluarga
Pihak keluarga almarhum juga turut serta dalam koordinasi pelaksanaan pemakaman. Mereka memberikan arahan dan persetujuan terkait tata cara pemakaman.
Keberadaan Jenazah di Lokasi
Sejumlah petugas telah menyiapkan area khusus untuk penyimpanan jenazah. Area tersebut telah dibersihkan dan diberi perlengkapan yang diperlukan untuk menampung jenazah dengan kondisi yang layak.
Selain itu, pengeras suara telah dipasang agar semua peserta dapat mendengarkan pembacaan doa dan amanat yang akan disampaikan selama prosesi.
Peran Tokoh dan Pejabat
Beberapa tokoh dan pejabat tinggi akan hadir dalam prosesi pemakaman. Mereka akan memberikan dukungan moril dan menghormati almarhum sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia.
Prosesi pemakaman ini juga menjadi momen untuk mengenang jasa-jasa almarhum dalam membangun bangsa.
Kesimpulan
Prosesi pemakaman Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, akan berlangsung dengan penuh kehormatan dan kerapihan. Dari salat jenazah hingga pemakaman militer, setiap tahap telah dipersiapkan secara matang.
Kehadiran tokoh-tokoh, persiapan lokasi, serta pengamanan yang ketat menunjukkan bahwa acara ini akan berjalan lancar dan penuh makna.





