Persiapan Operasional Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Terus Dimatangkan
Pembangunan dan persiapan operasional Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, yang merupakan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, terus berjalan dengan penuh kesiapan. Masjid ini akan mulai difungsikan untuk salat berjemaah paling lambat pada April 2026. Sejumlah persiapan telah dilakukan agar masjid dapat segera digunakan sesuai rencana.
Salah satu langkah penting dalam persiapan tersebut adalah penunjukan imam dan muazin melalui proses seleksi yang ketat. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Kalsel, Fahrurazi, menjelaskan bahwa dua imam telah dipilih karena memiliki kemampuan bacaan Al-Qur’an yang baik. Salah satu dari mereka bahkan merupakan hafiz Al-Qur’an yang pernah meraih prestasi nasional.
“Keduanya berasal dari kalangan qari, salah satunya merupakan hafiz Al-Qur’an yang pernah meraih prestasi tingkat nasional,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Selain imam, dua muazin juga telah ditetapkan. Mereka memiliki pengalaman dalam berbagai ajang tilawatil Qur’an dan festival keagamaan. Bahkan, keduanya pernah meraih prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat provinsi. Hal ini menunjukkan bahwa para petugas yang terlibat dalam operasional masjid memiliki kompetensi yang memadai.
Persiapan operasional tidak hanya terbatas pada tenaga pengurus, tetapi juga mencakup penyiapan tenaga pendukung. Saat ini, tiga petugas kebersihan telah disiapkan untuk menjaga kondisi masjid tetap rapi dan nyaman bagi jemaah. Petugas ini diharapkan bisa memastikan area masjid tetap terawat sehingga jemaah merasa nyaman saat beribadah.
Menurut Fahrurazi, kegiatan salat berjemaah akan mulai berjalan aktif setelah sarana penunjang seperti karpet, sejadah, dan mimbar khatib tersedia. Penyediaan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kenyamanan dan kelancaran ibadah jemaah.
Keberadaan masjid di kawasan perkantoran Banjarbaru diharapkan dapat dimanfaatkan oleh aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kalsel maupun masyarakat sekitar. Pengelola juga berencana menghadirkan khatib dengan materi ceramah yang menyejukkan dan memberi pencerahan bagi jemaah. Dengan demikian, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan pengembangan spiritual.
Fasilitas Pendukung yang Siap Digunakan
Beberapa fasilitas pendukung telah dipersiapkan untuk mendukung kegiatan di masjid, antara lain:
- Karpet yang akan digunakan untuk salat berjemaah
- Sejadah yang akan disediakan untuk kebutuhan jemaah
- Mimbar khatib yang siap digunakan untuk berbicara dalam shalat Jumat
Dengan tersedianya fasilitas-fasilitas ini, masjid diharapkan dapat memberikan pengalaman ibadah yang lebih nyaman dan berkualitas bagi jemaah.
Tim yang Terlatih dan Berpengalaman
Tim yang terlibat dalam operasional masjid terdiri dari orang-orang yang memiliki latar belakang yang kuat dalam bidang keagamaan. Selain imam dan muazin, ada juga petugas kebersihan yang telah dilatih untuk menjaga kebersihan dan kerapihan masjid. Keberadaan tim ini sangat penting dalam memastikan bahwa semua aspek operasional masjid berjalan lancar.
Tujuan Masjid untuk Masyarakat Sekitar
Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi pegawai pemerintah, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Dengan lokasinya yang strategis, masjid ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat.





