CO.ID, JAKARTA — Gelandang timnas Amerika Serikat, Weston McKennie, akhirnya memastikan masa depannya. Ia menandatangani kontrak baru bersama Juventus FC.
Melalui pernyataan resmi klub pada Selasa (3/3/2026), Juventus mengumumkan perpanjangan kontrak berdurasi empat tahun yang membuat pemain berusia 27 tahun itu bertahan di Turin hingga 30 Juni 2030.
Kesepakatan ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang sempat mengemuka, mengingat kontrak lama McKennie sedianya habis pada Juni tahun ini. Situasi tersebut membuka peluang bagi klub-klub lain untuk melakukan pendekatan sejak awal tahun. Namun, McKennie memilih melanjutkan perjalanannya bersama Bianconeri.
Keputusan itu tidak lepas dari peran sentralnya dalam skuad asuhan Luciano Spalletti dalam beberapa bulan terakhir. Sejak Piala Dunia Antarklub tahun lalu, tak ada pemain Juventus yang tampil lebih sering darinya. McKennie mencatatkan 38 penampilan di semua kompetisi dengan 34 kali menjadi starter.
Kontribusinya pun signifikan. Ia mengemas delapan gol dan lima assist sepanjang musim ini. Catatan tersebut hanya kalah dari rekan setimnya, Kenan Yildiz, yang membukukan sembilan gol dan tujuh assist.
Nilai tambah McKennie terletak pada fleksibilitasnya. Selain peran natural sebagai gelandang tengah, ia juga mampu bermain sebagai bek kanan, bek kiri, winger kanan, winger kiri, hingga gelandang serang. Bahkan, ia sempat diplot sebagai penyerang pendukung bagi Jonathan David, termasuk saat Juventus bermain imbang 3-3 melawan AS Roma di Serie A Liga Italia, Senin (2/3/2026) dini hari WIB.
Saat ini Juventus menempati posisi keenam klasemen Serie A, terpaut empat poin dari zona empat besar dengan 11 laga tersisa. Di kompetisi Eropa, langkah mereka telah terhenti setelah disingkirkan Galatasaray SK pada babak playoff Liga Champions.
Perpanjangan kontrak McKennie menjadi angin segar di tengah situasi yang belum sepenuhnya stabil, termasuk spekulasi mengenai masa depan Spalletti di kursi pelatih.
Peran Penting McKennie di Juventus
Weston McKennie telah menjadi bagian penting dari strategi Juventus dalam beberapa musim terakhir. Dengan kemampuan bermain di berbagai posisi, ia memberikan fleksibilitas yang sangat dibutuhkan oleh pelatih. Kemampuannya dalam beradaptasi dengan peran apa pun membuatnya menjadi pilihan utama di lapangan.
Beberapa kali, ia tampil sebagai bek kanan atau kiri, yang biasanya menjadi posisi yang kurang umum bagi seorang gelandang. Hal ini menunjukkan bahwa McKennie tidak hanya tangguh dalam menjalankan tugas sebagai gelandang, tetapi juga bisa berkontribusi secara defensif ketika diperlukan.
Di sisi ofensif, McKennie juga menunjukkan kemampuan yang cukup baik. Dengan delapan gol dan lima assist, ia menjadi salah satu pemain yang memberikan kontribusi nyata dalam serangan Juventus. Meski masih kalah dari Yildiz, catatan McKennie tetap menunjukkan bahwa ia adalah pemain penting di lini tengah tim.
Fleksibilitas dan Adaptasi
Fleksibilitas McKennie menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya menjadi pilihan utama pelatih. Kemampuannya untuk bermain di berbagai posisi membuatnya bisa diatur sesuai kebutuhan pertandingan. Misalnya, ia pernah bermain sebagai penyerang pendukung, yang biasanya dimainkan oleh pemain sayap.
Dalam pertandingan melawan AS Roma, McKennie turun sebagai penyerang pendukung untuk mendukung Jonathan David. Ini menunjukkan bahwa ia bisa beradaptasi dengan peran yang tidak biasa, sehingga memberikan variasi dalam strategi serangan Juventus.
Selain itu, McKennie juga bisa bermain sebagai gelandang serang, yang seringkali menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan. Kemampuannya dalam mengatur alur permainan dan memberikan umpan matang membuatnya menjadi pemain yang sangat berharga bagi tim.
Kondisi Tim dan Masa Depan
Meskipun Juventus masih berada di posisi keenam klasemen Serie A, perpanjangan kontrak McKennie menjadi bukti bahwa klub percaya akan kemampuannya dalam membawa tim ke level yang lebih tinggi. Dengan 11 laga tersisa, tim masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi mereka.
Di kompetisi Eropa, meski langkah mereka terhenti, perpanjangan kontrak McKennie bisa menjadi motivasi bagi seluruh tim untuk bangkit dan bersiap menghadapi musim depan dengan lebih optimis.
Selain itu, perpanjangan kontrak ini juga menjadi jawaban atas spekulasi mengenai masa depan pelatih Luciano Spalletti. Dengan adanya pemain seperti McKennie yang tetap berkomitmen, hal ini bisa menjadi indikasi bahwa Juventus masih memiliki fondasi yang kuat untuk melanjutkan perjalanan mereka.





