
Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Dikonfirmasi
Kabar kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah dikonfirmasi oleh sumber pemerintah. Namun, identitas sumber tersebut belum diungkap secara jelas. Berita ini muncul setelah terjadi serangan besar-besaran yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Pemerintah Iran menetapkan masa berkabung selama 40 hari atas wafatnya Khamenei. Pengumuman ini disampaikan melalui kantor berita Tasnim dan Fars pada hari Minggu (1/3). Fars menyebut bahwa keputusan berkabung diambil tidak lama setelah kematian Khamenei diumumkan kepada publik.
Di sisi lain, stasiun televisi pemerintah Iran juga mengonfirmasi kematian pemimpin tertinggi negara tersebut tanpa menyebutkan adanya serangan besar-besaran dari AS dan Israel. Seorang presenter di televisi itu mengumumkan kematian Khamenei sekitar pukul 05.00 waktu setempat.
Seorang pejabat senior Israel sebelumnya menyatakan bahwa jasad Khamenei ditemukan setelah salah satu serangan menghantam kompleks yang menjadi target utama. Hal ini dikutip dari Reuters. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan menyatakan bahwa kompleks tempat Khamenei berada telah dihancurkan.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump
Presiden AS Donald Trump mengakui bahwa Amerika Serikat bekerja sama erat dengan Israel dalam operasi tersebut. Trump menjelaskan bahwa tujuan dari serangan tersebut adalah untuk mengakhiri ancaman jangka panjang dari Iran dan memastikan bahwa negara tersebut tidak mampu mengembangkan senjata nuklir.
Trump juga menyebutkan bahwa sistem intelijen dan pelacakan telah memantau pergerakan Khamenei sebelum serangan dilakukan. Ia menulis di Truth Social, “Tidak ada satu hal pun yang bisa ia lakukan, atau para pemimpin lain yang terbunuh bersamanya.”
Selain itu, Trump menyerukan agar rakyat Iran menggulingkan pemerintahannya. Namun, ia memperingatkan bahwa operasi militer belum akan berhenti. “Pemboman berat dan presisi, bagaimanapun, akan terus berlanjut tanpa gangguhan sepanjang minggu ini atau selama diperlukan untuk mencapai tujuan kami, yaitu perdamaian di seluruh Timur Tengah dan, pada kenyataannya, dunia!” katanya.





