Persib Bandung Datang ke Surabaya dengan Semangat Tinggi
Federico Barba, bek Persib Bandung, tidak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap kemegahan Stadion Gelora Bung Tomo menjelang pertandingan melawan Persebaya Surabaya. Namun di balik rasa takjub itu, ia menegaskan satu misi utama: membawa pulang tiga poin dari kandang lawan.
Persib Bandung datang ke markas Persebaya Surabaya dengan kepercayaan diri tinggi pada pekan ke-24 Super League 2025/2026. Tren enam kemenangan beruntun membuat Maung Bandung semakin yakin bisa kembali meraih hasil positif di laga tandang.
Catatan tandang Persib musim ini memang cukup menjanjikan. Dari sepuluh partai di luar kandang, mereka mengemas lima kemenangan, dua kali imbang, dan tiga kekalahan. Angka tersebut kontras dengan performa kandang Persebaya Surabaya yang belum sepenuhnya solid. Green Force mencatat enam kemenangan, tiga imbang, dan tiga kekalahan saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Statistik tersebut memberi gambaran peluang terbuka bagi Persib untuk mencuri poin di Kota Pahlawan. Apalagi mental tandang Marc Klok dan kolega terbukti cukup stabil sepanjang musim ini.
Federico Barba pun mengakui atmosfer pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo akan menjadi pengalaman menarik. Dia menyebut laga melawan salah satu klub terbesar di Indonesia selalu menghadirkan motivasi tambahan.
”Stadion yang bagus, melawan salah satu klub yang terbesar di Indonesia, jadi ini tentu bagus untuk dimainkan. Kami juga meyakini ini akan menjadi pertandingan yang sulit, karena mereka adalah tim yang berkualitas, tim yang kuat dan rapat,” sebut Federico Barba.
Pujian itu menunjukkan respek tinggi pemain asal Italia tersebut terhadap Persebaya Surabaya. Namun rasa hormat tak membuatnya gentar menghadapi tekanan ribuan Bonek di tribun.
Barba memahami betul kekuatan utama tim asuhan Bernardo Tavares terletak pada lini depan yang agresif. Kecepatan para penyerang Green Force saat melakukan serangan balik menjadi perhatian serius barisan pertahanan Persib.
Bek berpengalaman itu menilai detail kecil bisa menjadi pembeda dalam pertandingan besar seperti ini. Satu kelengahan saja berpotensi dimanfaatkan lawan untuk mengubah jalannya laga.
”Mereka memiliki pemain menyerang dengan pemain-pemain yang berkualitas. Jadi kami menduga ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Tapi kami sudah bersiap dan datang ke sini untuk mendapatkan tiga poin lagi dan memenangkan pertandingan ini,” ucap Barba.
Pernyataan tersebut mempertegas ambisi Persib Bandung yang tak sekadar datang untuk bermain aman. Target kemenangan menjadi harga mati demi menjaga posisi di papan atas klasemen.
Kepercayaan diri itu juga berkaca pada hasil pertemuan putaran pertama. Saat bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persib mampu menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0.
Gol semata wayang kala itu dicetak penyerang Brasil Uilliam Barros yang kini kembali menemukan sentuhan terbaiknya. Ketajaman yang sempat meredup perlahan kembali terlihat dalam laga terakhir Maung Bandung.
Kebangkitan Uilliam Barros memberi dimensi berbeda bagi lini serang Persib. Kehadirannya membuat pertahanan lawan tak bisa hanya fokus pada satu sosok penyerang saja.
Di sisi lain, soliditas lini belakang tetap menjadi fondasi utama permainan Persib musim ini. Kombinasi pengalaman Federico Barba dan disiplin organisasi tim membuat mereka jarang kebobolan dalam beberapa laga terakhir.
Laga di Stadion Gelora Bung Tomo tetap menyimpan tekanan tersendiri. Dukungan penuh suporter tuan rumah kerap menjadi energi tambahan bagi Persebaya Surabaya saat bermain di kandang. Meski begitu, Persib sudah terbiasa menghadapi atmosfer panas di berbagai stadion. Pengalaman bertanding di partai besar menjadi modal penting untuk meredam tekanan sejak menit awal.
Pertandingan ini juga menjadi ujian konsistensi bagi kedua tim. Persebaya Surabaya ingin membuktikan kandang mereka tetap angker, sementara Persib berupaya memperpanjang tren positif yang sedang terjaga.
Federico Barba sadar laga tak akan berjalan mudah selama 90 menit. Dia meminta rekan-rekannya tetap fokus dan disiplin agar tak memberi ruang bagi serangan cepat lawan.
Ambisi mencuri tiga poin menjadi pesan tegas yang dibawa rombongan Persib ke Surabaya. Mereka tak ingin pulang dengan tangan hampa setelah perjalanan panjang dan persiapan matang.
Duel Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi. Dua tim dengan sejarah panjang dan basis suporter besar akan saling unjuk kualitas demi hasil maksimal.
Jika mampu tampil solid seperti enam laga sebelumnya, peluang Persib untuk kembali tersenyum tetap terbuka lebar. Semua akan ditentukan oleh ketenangan, efektivitas, dan keberanian mengambil momen di lapangan.
Kini sorotan tertuju pada bagaimana Federico Barba dan kolega meredam agresivitas tuan rumah. Apakah kekaguman pada kemegahan Stadion Gelora Bung Tomo akan berubah menjadi kisah manis tiga poin bagi Persib Bandung, atau justru sebaliknya.
Jawabannya akan tersaji dalam 90 menit yang sarat gengsi dan emosi. Yang jelas, Persib datang dengan tekad bulat untuk menaklukkan Persebaya Surabaya di kandangnya sendiri.





