Mengamankan Jemaah PT Menara Tanjung dari Kekhawatiran Keluarga

Img 20230524 Wa0005 1
Img 20230524 Wa0005 1

Pemimpin PT Menara Tanjung Jamin Kepulangan Jemaah Umrah

Pimpinan Direktur PT Menara Tanjung, Sri Wahyuni, memberikan penjelasan terkait keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah yang dikelola perusahaan tersebut. Ia menegaskan bahwa situasi keamanan di Timur Tengah akibat serangan Israel terhadap Iran tidak memengaruhi proses perjalanan jemaah.

Sri Wahyuni menjelaskan bahwa peristiwa penting tersebut terjadi pada 28 Februari 2026, sementara keberangkatan jemaah PT Menara Tanjung telah dilakukan sebelumnya. “Alhamdulillah keberangkatan kita kemarin sudah lewat, sebelum kejadian,” ujarnya saat diwawancarai di Kantor Pusat PT Menara Tanjung, Jl Parit Haji Husein 2 Komplek Fajar Permai No. BB2 Pontianak Kalbar.

Saat ini, PT Menara Tanjung sedang memberangkatkan lebih dari 100 jemaah. Sebanyak 36 jemaah berada di Madinah, sementara 94 jemaah berada di Mekah. Dalam hal kepulangan, Sri Wahyuni menyampaikan bahwa berdasarkan informasi resmi dari Garuda Indonesia, penerbangan langsung dari Jeddah ke Jakarta tidak mengalami penundaan.

“Kalau yang langsung Jeddah–Jakarta itu insya Allah tidak mengalami penundaan. Yang diberhentikan itu yang lewat Qatar,” katanya. Ia menambahkan bahwa kepulangan jemaah dijadwalkan pada 4 dan 5 Maret 2026 dengan penerbangan langsung menggunakan Garuda.

Setibanya di Indonesia, jemaah akan melanjutkan perjalanan hingga Pontianak. Selain Garuda, PT Menara Tanjung juga kerap menggunakan Lion Air karena adanya fasilitas tambahan penerbangan daerah demi kenyamanan jemaah. “Untuk kenyamanan, itu visi kita. Harapan kita jemaah berangkat nyaman dan pulang pun nyaman,” ungkapnya.

Sri Wahyuni mengakui bahwa situasi geopolitik tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan jemaah dan keluarga di Tanah Air. “Yang di Mekah panik, keluarga di sini juga panik, nanya pulang terganggu atau tidak,” terangnya. Namun demikian, ia berharap kondisi ini tidak mengganggu pelaksanaan ibadah, terlebih menjelang musim haji.

“Harapan kita jangan sampai menghambat ibadah umat Islam. Alhamdulillah, kita mengambil kemungkinan dengan risiko yang paling kecil,” tutupnya.

Rencana Kepulangan Jemaah

Berikut adalah rencana kepulangan jemaah PT Menara Tanjung:

  • Tanggal Keberangkatan: 4 dan 5 Maret 2026
  • Maskapai yang Digunakan: Garuda Indonesia
  • Rute Penerbangan: Langsung dari Jeddah ke Jakarta
  • Perjalanan Lanjutan: Setelah tiba di Indonesia, jemaah akan melanjutkan perjalanan hingga Pontianak

Selain Garuda, PT Menara Tanjung juga menggunakan Lion Air untuk penerbangan daerah, guna meningkatkan kenyamanan jemaah selama perjalanan.

Tanggapan Terhadap Situasi Geopolitik

Sri Wahyuni mengungkapkan bahwa situasi keamanan di Timur Tengah sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan jemaah dan keluarga mereka. Meskipun begitu, ia berharap kondisi ini tidak mengganggu pelaksanaan ibadah umat Islam, khususnya menjelang musim haji. “Alhamdulillah, kita mengambil kemungkinan dengan risiko yang paling kecil,” ujarnya.

Penjelasan Lebih Lanjut

Dalam wawancara tersebut, Sri Wahyuni juga menekankan komitmen perusahaan untuk memastikan kenyamanan jemaah dalam setiap tahap perjalanan. “Visi kita adalah jemaah berangkat nyaman dan pulang pun nyaman,” imbuhnya.


Pos terkait