Mengenal Alouisia Choir yang Rayakan 30 Tahun Pelayanan di Madura

Surabaya Indonesia Aug 17 2023 260nw 2407960907 2
Surabaya Indonesia Aug 17 2023 260nw 2407960907 2

Perayaan 30 Tahun Alouisia Choir dengan Pelayanan Lintas Paroki

Alouisia Choir, sebuah paduan suara alumni St. Louis 1 Surabaya, merayakan 30 tahun pengabdian dengan pelayanan di tiga paroki Madura. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen syukur tetapi juga sebagai bentuk perwujudan visi pendirinya untuk melayani umat Katolik lintas paroki.

Selama kegiatan, Alouisia Choir membawakan 10 lagu liturgi yang mencakup berbagai tema rohani. Salah satu lagu yang menarik perhatian adalah lagu berbahasa Madura berjudul Odhi’ Neka Menangka Kasempaden (Hidup Ini Adalah Kesempatan). Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para jemaat, terutama saat lagu-lagu berbahasa Madura dinyanyikan.

Pelayanan Ke Tiga Paroki Madura

Alouisia Choir melakukan pelayanan ke tiga paroki di Madura pada tanggal-tanggal berikut:

  • Paroki Maria Fatima Bangkalan pada 10 Januari 2026.
  • Paroki Maria Ratu Para Rasul Pamekasan pada 24 Januari 2026.
  • Paroki Maria Gunung Karmel Sumenep pada 25 Januari 2026.

Manager Alouisia Choir, Jeffri Hendrawan, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk melayani dan menyampaikan rasa syukur atas pencapaian 30 tahun pengabdian. “Niatnya memang untuk melayani dan sebagai ucapan syukur kami bisa berada di tahun ke-30,” ujarnya.

Meningkatkan Kebersamaan Melalui Kuliner dan Wisata Lokal

Selain pelayanan paduan suara, kegiatan ini juga diisi dengan aktivitas yang bertujuan mempererat hubungan antara anggota Alouisia Choir dengan umat. Kegiatan seperti kuliner dan wisata lokal menjadi bagian penting dalam acara tersebut.

Jeffri menambahkan bahwa dari total 30 anggota aktif, hanya 10 orang yang terlibat langsung dalam pelayanan ke Madura. Meskipun persiapan dilakukan dalam waktu singkat, Alouisia Choir tetap menjaga kualitas latihan dengan rutin berlatih setiap minggu.

Alasan Memilih Madura

Jeffri menjelaskan alasan pemilihan Madura karena jaraknya yang dekat dari Surabaya dan beberapa anggota memiliki latar belakang keluarga dari daerah tersebut. “Kenapa Madura, karena tidak terlalu jauh dari Surabaya dan ada alasan personal, banyak anggota kami yang memang berasal dari Madura,” jelasnya.

Rencana Masa Depan

Ke depan, Alouisia Choir berencana memperluas pelayanan ke paroki lain di Jawa Timur seperti Sidoarjo, Kediri, dan Probolinggo. Selain itu, mereka juga akan mengadakan konser syukur 30 tahun yang melibatkan angkatan pertama dan kedua.

“Kalau Tuhan berkenan, kami juga ingin membawa pelayanan ini sampai ke Bali,” tambah Jeffri.

Visi Pendiri Alouisia Choir

Semangat pelayanan yang dijalankan Alouisia Choir sejalan dengan visi almarhum F.X. Aryono Soeprapto, pendiri paduan suara ini. Visi tersebut adalah agar Alouisia Choir terus hadir melayani dan berbagi kasih lintas paroki.

Dengan semangat dan komitmen yang kuat, Alouisia Choir terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi komunitas Katolik di berbagai wilayah.


Pos terkait