Pep Guardiola Pastikan Ramadan Tidak Pengaruhi Susunan Pemain
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, telah menegaskan bahwa bulan puasa tidak akan memengaruhi keputusan yang diambil dalam menentukan susunan pemain menjelang pertandingan melawan Leeds United. Pertandingan tersebut akan digelar di Elland Road pada hari Minggu (1/3) dalam pekan ke-28 Premier League.
Dalam konferensi pers prapertandingan, Guardiola menyampaikan bahwa para pemain yang menjalankan ibadah puasa sudah memiliki pengalaman dan pemahaman yang cukup untuk menjaga kondisi fisik mereka. Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari tim medis dan ahli nutrisi klub.
“Mereka mengikuti tradisi mereka, tradisi keagamaan mereka, dan tentu saja kami memiliki ahli nutrisi yang baik yang menyesuaikan dengan kebutuhan tim. Kami tidak bisa mengubah jadwal liga, tetapi mereka sudah terbiasa dengan situasi seperti ini,” ujarnya.
Guardiola menambahkan bahwa sebagian besar pemainnya bukan lagi pemain muda dan telah bertahun-tahun menjalani pertandingan dalam periode yang sama. Pengalaman itu membuat mereka mampu mengelola kondisi fisik dengan baik meskipun sedang berpuasa.
Ia juga menegaskan bahwa faktor Ramadan tidak akan menjadi pertimbangan khusus dalam menentukan susunan pemain untuk menghadapi Leeds United.
“Memilih susunan pemain berdasarkan hal itu (Ramadan)? Tidak. Mereka (para pemain) merawat diri dengan baik dan tahu bagaimana menangani situasi mereka,” tegasnya.
Lebih lanjut, Guardiola menjelaskan bahwa para pemain sudah memahami bagaimana menjalani Ramadan tanpa mengganggu performa mereka di lapangan. Pelatih berusia 55 tahun itu memastikan bahwa komunikasi antara pemain, staf medis, dan ahli nutrisi terus berjalan untuk memastikan kondisi kesehatan tetap optimal.
“Ini bukan pertama kalinya mereka menjalani Ramadan. Mereka tahu persis bagaimana menghadapinya. Mereka terus berkomunikasi dengan ahli nutrisi, terutama dengan dokter, dan menyesuaikan apa yang harus dilakukan. Itu saja,” jelas Guardiola.
Aturan Khusus Premier League Selama Ramadan
Premier League memiliki aturan tersendiri selama Ramadan yang telah diterapkan sejak 2021. Ofisial pertandingan akan berkoordinasi dengan kapten kedua tim sebelum kickoff untuk menentukan momen yang tepat menghentikan permainan sementara.
Dilansir dari The Mirror, penghentian itu tidak akan dilakukan saat laga sedang berlangsung aktif, melainkan pada situasi yang memungkinkan, seperti saat tendangan gawang, tendangan bebas, atau lemparan ke dalam. Kebijakan itu bertujuan memberikan kesempatan bagi pemain yang menjalankan ibadah puasa untuk berbuka secara aman tanpa mengganggu jalannya pertandingan, sekaligus memastikan ritme dan integritas kompetisi tetap terjaga.
Kondisi Klasemen Saat Ini
Manchester City sendiri saat ini tengah berada di peringkat kedua dengan 56 poin, selisih 5 poin dari Arsenal yang bertengger di puncak klasemen. Sementara itu, Leeds menempati posisi ke-13 dengan 31 poin.
Pertandingan melawan Leeds United akan menjadi tantangan berat bagi City, terutama karena mereka harus menghadapi lawan yang memiliki motivasi tinggi untuk naik ke posisi yang lebih baik. Namun, dengan pengalaman dan persiapan yang matang, Guardiola yakin timnya dapat menghadapi tantangan ini dengan baik.
Dengan strategi yang terencana dan komunikasi yang efektif antara pemain dan staf, Manchester City siap menghadapi laga penting ini tanpa ada gangguan dari faktor-faktor eksternal seperti Ramadan.





