Persita Tangerang datang dengan semangat tinggi saat menghadapi PSM Makassar dalam pertandingan pekan ke-24 BRI Super League 2025/26. Laga yang digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Senin (2/3) pukul 20.30 WIB menjadi momen penting bagi Pendekar Cisadane untuk kembali menemukan jalur kemenangan setelah sebelumnya mengalami dua kekalahan beruntun.
Pelatih Persita, Carlos Pena, menyatakan bahwa motivasi tim tetap terjaga meskipun datang dengan modal hasil yang tidak ideal. Sebelumnya, Persita kalah 0-1 dari Persib Bandung dan kembali kalah dengan skor serupa saat menjamu Dewa United Banten FC.
Menurut Pena, meskipun hasil tersebut tidak sesuai harapan, ia melihat respons positif dari para pemain selama sesi latihan. Ia menegaskan bahwa motivasi tetap ada, dan statistik tidak akan menjadi penentu dalam laga ini.
”Motivasi itu selalu ada. Ketika berada di lapangan, statistik tidak banyak berarti. Memang kami datang dengan dua kekalahan, tapi tim berlatih dengan baik dan dalam kondisi yang bagus,” ujar pelatih asal Spanyol itu.
Pena berharap Persita mampu menjaga konsistensi permainan dan tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Baginya, pertandingan melawan PSM Makassar akan menjadi ujian mental sekaligus kesempatan membuktikan karakter tim.
Menariknya, Pena mengaku sempat memprediksi PSM akan bersaing di papan atas musim ini. Namun hingga pekan ke-24, performa tim berjuluk Juku Eja itu belum sepenuhnya stabil.
”Sejujurnya di awal musim saya pikir PSM akan berada di enam atau delapan besar. Mereka punya skuat dan pengalaman yang bagus. Saya tidak tahu masalah apa yang mereka hadapi musim ini,” kata Carlos Pena.
Meski demikian, Pena tetap menaruh respek tinggi kepada tuan rumah. Ia menilai PSM memiliki banyak pemain berpengalaman yang sudah terbiasa tampil di level kompetisi tertinggi Indonesia.
Dalam laga ini, Persita dipastikan tampil tanpa tiga pemain asingnya. Matheus Alves dan Eber Bessa harus absen karena akumulasi kartu kuning. Sementara gelandang Bae Sin-yeong masih menjalani pemulihan cedera dan belum bisa diturunkan.
Absennya tiga pemain tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun Pena enggan menjadikannya alasan. Ia menegaskan seluruh pemain yang dibawa ke Parepare siap memberikan performa terbaik demi membawa pulang poin penuh.
Laga di Stadion Gelora BJ Habibie diprediksi berlangsung ketat. Persita ingin bangkit, sementara PSM tentu tak ingin kehilangan poin di kandang sendiri. Pertandingan ini pun menjadi panggung pembuktian bagi kedua tim untuk menjaga asa di sisa musim kompetisi.
Strategi dan Kondisi Tim
Beberapa strategi yang diterapkan oleh pelatih Carlos Pena mencakup peningkatan intensitas latihan serta pengaturan formasi yang lebih fleksibel. Tim juga fokus pada penguasaan bola dan memperbaiki kesalahan yang terjadi dalam laga sebelumnya.
Selain itu, persiapan fisik dan mental pemain juga menjadi prioritas utama. Pelatih menyebutkan bahwa semua pemain telah menjalani program pemulihan dan penguatan stamina agar siap bertanding.
Kehadiran Pemain Lokal
Ketidakhadiran tiga pemain asing memberi peluang bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka. Beberapa nama seperti Andriyansyah, Rizky Dwi Septiadi, dan Arga Pratama diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pertandingan ini.
Prediksi Hasil dan Harapan
Banyak pengamat sepak bola memprediksi bahwa pertandingan ini akan berjalan sangat sengit. Baik Persita maupun PSM memiliki peluang untuk meraih kemenangan, terlebih jika mampu memaksimalkan peluang yang ada.
Harapan besar ditempatkan pada konsistensi dan kerja sama tim. Selain itu, dukungan dari para pendukung juga menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.
Kesimpulan
Pertandingan antara Persita Tangerang dan PSM Makassar di pekan ke-24 BRI Super League 2025/26 menjadi ajang penting bagi kedua tim. Meski menghadapi tantangan, Persita tetap optimis dan siap memberikan performa terbaik. Sementara PSM berusaha menjaga rekor kandang mereka. Pertandingan ini akan menjadi momen penting dalam kontestasi musim ini.





