Duka Cita atas Wafatnya Wakil Presiden ke-6 Indonesia
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden RI, Prasetyo Hadi, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno. Ia mengatakan bahwa almarhum adalah salah satu putra terbaik bangsa yang telah mendedikasikan seluruh hidupnya untuk negara dan rakyat Indonesia.
Try Sutrisno, yang menjabat sebagai Wakil Presiden ke-6 pada masa pemerintahan Presiden ke-2 RI Soeharto, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin pagi, 2 Maret 2026, bertepatan dengan 11 Ramadhan 1447 Hijriyah. Almarhum wafat dalam usia 90 tahun.
Pemerintah Sampaikan Duka Mendalam
Dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Senin, Prasetyo Hadi menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya tokoh militer dan negarawan senior tersebut. Ia mengatakan bahwa kepergian almarhum menjadi duka yang sangat mendalam bagi seluruh bangsa Indonesia.
“Berkaitan dengan informasi berpulangnya Wakil Presiden Ke-6 Bapak Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, tentunya kita merasakan dukacita yang sangat mendalam. Beliau adalah salah satu putra terbaik bangsa Indonesia yang telah mengabdikan diri, mendarmabaktikan seluruh hidupnya untuk bangsa dan negara,” kata Mensesneg.
Prasetyo kemudian mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk turut mendoakan almarhum. Ia meminta agar semua pihak memanjatkan doa supaya almarhum diampuni segala dosa dan kesalahan, serta diterima segala amal perbuatan. Ia juga berharap almarhum dipanggil menghadap Allah SWT pada bulan yang suci, yaitu bulan Ramadhan.
Mengingatkan Generasi Muda
Ia juga mengingatkan generasi muda agar melanjutkan keteladanan yang telah dicontohkan oleh almarhum. Prasetyo mengajak generasi penerus untuk meneladani apa yang sudah almarhum contohkan dalam memberikan darma bakti terbaik bagi bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia.
Try Sutrisno Dikenal Tetap Aktif di Usia Senja
Pada tahun-tahun terakhir sebelum wafat, Try Sutrisno tercatat masih aktif dalam berbagai kegiatan kebangsaan. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) periode 2022–2027. Selain itu, almarhum juga rutin menghadiri agenda kenegaraan, seperti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka setiap 17 Agustus, Sidang Tahunan MPR, hingga upacara peringatan HUT TNI setiap 5 Oktober.
Upacara Militer Disiapkan
Informasi terbaru menyebutkan bahwa jenazah almarhum dimandikan di RSPAD. Setelah prosesi pemulasaraan selesai, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan terpisah, Prasetyo Hadi memastikan Kementerian Sekretariat Negara telah berkoordinasi dengan RSPAD dan Komando Garnisun Tetap I/Jakarta untuk memberikan penghormatan terbaik, termasuk prosesi pemakaman yang akan disertai upacara militer.
“Saya sudah minta RSPAD, Garnisun, Setneg, untuk memberikan atensi terbaik,” kata Prasetyo Hadi.
Kepergian Try Sutrisno menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Pemerintah dan masyarakat kini bersiap memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu tokoh penting dalam sejarah perjalanan republik.





