Menteri Pertahanan Apresiasi Peningkatan Layanan JKN, Dorong Perluasan ke Desa

20230901peserta Jkn Di Desa 1
20230901peserta Jkn Di Desa 1

Menteri Pertahanan Apresiasi Perbaikan BPJS Kesehatan dalam Program JKN

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memberikan apresiasi terhadap berbagai perbaikan yang dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam menjalankan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ia menilai bahwa transformasi dan penguatan layanan yang dilakukan BPJS Kesehatan seiring waktu menunjukkan komitmen yang kuat dalam menyediakan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami melihat ada perbaikan yang terus dilakukan BPJS Kesehatan. Harapan kami, kehadiran program ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang masih sulit mengakses layanan kesehatan,” ujar Sjafrie.

Menhan berharap agar penguatan akses layanan kesehatan dapat diperluas hingga tingkat desa. Salah satu caranya adalah dengan memperkenalkan kanal BPJS Kesehatan di Koperasi Desa Merah Putih yang bisa bekerja sama dengan klinik maupun apotek Desa Merah Putih. Pendekatan ini dianggap dapat mendekatkan layanan administrasi dan informasi Program JKN kepada masyarakat desa sehingga aksesnya lebih mudah dijangkau.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan implementasi Program JKN, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menyatakan kesiapan untuk mengoptimalkan seluruh fasilitas kesehatan (faskes) milik TNI yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, Lembaga Farmasi (LAFI) di bawah Kemhan juga siap mendukung produksi dan penyediaan obat-obatan bagi peserta JKN.

“Kami memiliki jaringan faskes TNI dan kapasitas produksi farmasi yang dapat disinergikan untuk mendukung keberlanjutan program JKN,” tegasnya.

Sjafrie juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat 150 Batalyon Teritorial Pembangunan yang secara bertahap akan ditingkatkan menjadi 750 batalyon. Di dalam setiap batalyon terdapat kompi kesehatan yang berpotensi membantu memperluas akses layanan kesehatan maupun penyebarluasan informasi terkait Program JKN di seluruh Indonesia.

Sinergi Antara BPJS Kesehatan dan Kementerian Pertahanan

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Kementerian Pertahanan beserta seluruh jajaran TNI. Ia menyambut baik peluang kerja sama yang dapat dilakukan bersama Kemhan, karena sinergi ini sangat strategis untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses.

“Ia juga menegaskan komitmen BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan, termasuk bagi seluruh prajurit TNI, para purnawirawan, serta anggota keluarga mereka sebagai peserta JKN.”

“Komitmen kami adalah memastikan seluruh peserta JKN mendapatkan layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas,” tutup Pujo.

Pujo berharap, kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat implementasi Program JKN sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas dan merata bagi masyarakat Indonesia hingga ke pelosok desa.


Pos terkait