Viral Aksi ‘Perang Mercon’ di Jalur Pantura Sepulu, Bangkalan
Sejumlah video yang menampilkan aksi ‘perang mercon’ di jalur pantura Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura, viral selama Bulan Ramadan. Aksi tersebut menarik perhatian banyak orang karena disiarkan secara langsung melalui media sosial.
Jalur pantura yang menjadi tempat kejadian tidak hanya dipenuhi kepulan asap berwarna putih dari berbagai ukuran mercon yang diledakkan, tetapi juga memaksa para pengendara menghentikan kendaraannya dan menyalakan lampu darurat saat melewati kepulan asap tersebut. Hal ini menciptakan situasi yang sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Aksi ‘perang mercon’ tersebut digelar di waktu Bulan Ramadan dan disiarkan live melalui platform TikTok. Dalam siaran langsung itu, disebutkan bahwa aksi saling meledakkan mercon dilakukan sebagai hiburan setiap malam Minggu. Meski sebatas untuk bersenang-senang, aksi ini tetap menjadi perhatian pihak kepolisian.
Menurut informasi yang diperoleh, Polsek Sepulu memberikan imbauan kepada masyarakat agar menghentikan aksi tersebut demi keselamatan bersama. Personel polisi datang ke lokasi setelah mendapat informasi dari masyarakat. Mereka juga memberikan peringatan kepada warga, terutama pemuda dan anak di bawah umur, agar tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami mengimbau supaya hal tersebut tidak lagi dilakukan karena selain membahayakan diri sendiri, juga akan berdampak kepada orang lain dan para pengendara lalu lintas di jalan raya,” ujar Ipda Agung Intama, Kasi Humas Polres Bangkalan.
Tindakan Polisi dalam Menangani Aksi ‘Perang Mercon’
Polsek Sepulu tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga melakukan tindakan preventif untuk menghindari kemungkinan kejadian serupa di masa depan. Pihak kepolisian memastikan bahwa masyarakat memahami bahaya dari aksi tersebut. Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya menjaga kesucian Bulan Ramadan dengan melakukan kegiatan positif.
Pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan risiko yang terjadi akibat permainan mercon di jalan raya. Mereka menilai bahwa tindakan ini tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga bisa menimbulkan konsekuensi yang serius.
Selain itu, polisi juga meminta masyarakat untuk saling mengingatkan dan menjaga lingkungan agar tidak terjadi kejadian serupa. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati Bulan Ramadan dengan cara yang lebih aman dan bermanfaat.
Penutup
Aksi ‘perang mercon’ di jalur pantura Sepulu, Bangkalan, menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya kesadaran akan keselamatan. Meskipun tujuannya hanya untuk hiburan, tindakan ini bisa berujung pada kecelakaan yang berbahaya. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara masyarakat dan aparat kepolisian untuk mencegah tindakan semacam ini di masa depan.





