Persis Solo Harus Berjuang Tanpa Beberapa Pemain Kunci
Persis Solo akan menjalani laga penting dalam pekan ke-23 Super League, di mana mereka akan bertandang melawan Persik Kediri di Stadion Manahan. Namun, tim asuhan Milomir Seslija ini harus bermain tanpa beberapa pemain utama, termasuk Febri Haryadi dan Jeferson yang sedang mengalami cedera.
Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui bahwa situasi ini menjadi tantangan besar bagi timnya. Ia menegaskan bahwa laga ini sangat krusial untuk keluar dari dasar klasemen dan mengakhiri tren buruk yang terjadi di kandang sendiri.
Meskipun menghadapi tekanan dari manajemen dan suporter, Milo tetap optimistis. Ia percaya bahwa kerja keras dan dukungan penuh dari semua pihak akan membawa perubahan positif bagi tim.
Kendala yang Dihadapi Tim
Febri Haryadi, salah satu pemain sayap yang sebelumnya tampil cukup baik, harus absen karena cedera. Sementara itu, Jeferson juga mengalami benturan yang membuatnya tidak bisa turun dalam laga ini. Milo mengatakan bahwa hal ini merupakan tantangan besar, namun ia yakin timnya mampu melewatinya dengan semangat dan komitmen yang tinggi.
“Sayangnya ada problem. Ada beberapa cedera seperti Jeferson yang mengalami benturan. Kita harus menang untuk bisa mendapat posisi terbaik,” ujarnya saat konferensi pers sebelum pertandingan.
Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Persis Solo. Sejak musim ini dimulai, tim asal Solo ini kesulitan meraih kemenangan, terutama di kandang sendiri. Dalam tiga laga kandang terakhir, Persis Solo belum berhasil meraih kemenangan. Hal ini membuat posisi mereka di dasar klasemen semakin sulit.
Semangat dan Kepercayaan Diri
Milo menyampaikan bahwa timnya memiliki karakter dan kualitas yang mumpuni. Ia percaya bahwa laga besok akan menjadi titik balik bagi Laskar Sambernyawa.
“Di laga terakhir kita sudah menunjukkan karakter. Kita punya tim yang berkualitas. Kita punya tim yang berkarakter. Besok match yang penting. Besok kita akan bermain dengan semangat terbaik,” katanya.
Menurut Milo, pertandingan ini akan menentukan arah perjalanan Persis Solo di Liga 1. Meski saat ini berada di zona degradasi, ia yakin timnya bisa bangkit jika didukung oleh semua elemen pendukung.
“Semua elemen pendukung pemain ofisial jadi satu. Butuh satu pertandingan dengan hasil kemenangan untuk memulai start yang bagus untuk memulai langkah yang baik ke depannya. Kita penting untuk menang besok untuk menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Masa Depan yang Optimis
Ini bukan pertama kalinya Persis Solo menghadapi keterpurukan. Milo yakin bahwa keberuntungan akan kembali berpihak pada timnya. Ia menegaskan bahwa timnya telah melakukan progres dalam latihan, meskipun hasilnya belum terlihat.
“Kita harus percaya Persis Solo berulang kali dalam situasi seperti ini. Saya percaya di momen ini Persis Solo harus lebih kuat. Kita nggak punya alasan lagi harus bekerja keras,” tambahnya.
Tekanan dari manajemen dan suporter terus mengalir, terutama setelah beberapa laga terakhir yang kurang memuaskan. Meski begitu, Milo tidak merasa tertekan. Ia menilai bahwa semua orang harus objektif dalam melihat perkembangan tim.
“Saya nggak merasa tertekan. Semua orang harus obyektif. Tim sudah melakukan progres tapi memang hasilnya belum datang. Kemarin bertemu dengan suporter menunjukkan apa kekurangan kami. Kami berharap progres terjadi besok. Ada pemain banyak baru datang dan beradaptasi tapi itu bukan alasan lagi,” ujarnya.
Dukungan Suporter
Milo juga mengaku telah berbicara dengan beberapa elemen suporter. Ia memahami kekecewaan yang dirasakan oleh para pendukung, terutama karena Persis Solo berada di zona degradasi. Namun, ia tetap optimis bahwa Laskar Sambernyawa bisa bangkit.
“Suporter penting bagi kami. Bersama kita bisa melawan semua. Seharusnya Persis Solo kita bawa ke kasta tertinggi Liga 1,” tuturnya.





