Persis Solo Berusaha Bangkit dari Keterpurukan
Di tiga pertandingan kandang terakhir, Persis Solo belum berhasil meraih kemenangan. Namun, pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, tetap optimis akan mendapatkan poin penuh dalam laga yang akan digelar pada Minggu (1/3/2026).
“Di pertandingan terakhir kita sudah menunjukkan karakter. Kami memiliki tim yang berkualitas dan berkarakter. Besok, pertandingan ini sangat penting. Kami akan bermain dengan semangat terbaik,” ujarnya saat konferensi pers sebelum pertandingan, Sabtu (28/2/2026).
Menurut Milo, pertandingan esok hari akan menjadi penentu bagi Laskar Sambernyawa dalam menghadapi kompetisi ke depan. Meskipun saat ini berada di dasar klasemen, ia percaya bahwa dukungan dari semua pihak bisa membantu tim bangkit.
“Semua elemen pendukung pemain dan ofisial harus bekerja sama. Butuh satu pertandingan dengan hasil kemenangan untuk memulai start yang bagus dan langkah yang baik ke depannya. Kami sangat membutuhkan kemenangan besok agar bisa lebih baik lagi,” jelasnya.
Milo mengakui bahwa timnya menghadapi beberapa kendala. Salah satunya adalah cedera yang dialami Febri Haryadi, pemain sayap anyar yang sebelumnya tampil cukup baik. Selain itu, Jeferson juga mengalami benturan dan harus absen dari lapangan.
“Sayangnya ada masalah. Beberapa pemain mengalami cedera seperti Jeferson yang mengalami benturan. Kami harus menang untuk bisa mendapatkan posisi terbaik,” tambahnya.
Ini bukan kali pertama Persis Solo mengalami keterpurukan. Milo percaya bahwa keberuntungan akan kembali berpihak kepada timnya.
“Kita harus percaya bahwa Persis Solo seringkali berada dalam situasi seperti ini. Saya yakin di momen ini, Persis Solo harus lebih kuat. Kami tidak punya alasan lagi untuk tidak bekerja keras,” katanya.
Ia menyatakan bahwa timnya telah membuat progres melalui berbagai sesi latihan. Meski demikian, mereka masih kesulitan meraih poin maksimal. Tekanan terus datang, terutama dari manajemen yang mengharapkan kemenangan dalam dua laga ke depan. Namun, Milo tidak merasa tertekan.
“Saya tidak merasa tertekan. Semua orang harus obyektif. Tim sudah melakukan progres, tapi hasilnya belum datang. Kemarin bertemu dengan suporter menunjukkan apa kekurangan kami. Kami berharap progres terjadi besok,” ujarnya.
Selain itu, Milo juga mengklaim bahwa banyak pemain baru yang sedang beradaptasi. Ia menegaskan bahwa hal ini bukan alasan untuk tidak berprestasi.
“Ia juga telah menemui sejumlah elemen suporter. Ia memahami banyak suporter kecewa dengan Persis Solo yang berada di zona degradasi. Namun, ia tetap optimis Laskar Sambernyawa bisa kembali bangkit.”
“Suporter sangat penting bagi kami. Bersama kita bisa melawan semua tantangan. Seharusnya Persis Solo bisa dibawa ke kasta tertinggi Liga 1,” tuturnya.





