Modal Rp5 Juta, Kampung Ramadan Temindung Samarinda Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Komunitas

Whatsapp Image 2023 10 08 At 21.36.18
Whatsapp Image 2023 10 08 At 21.36.18

Kampung Ramadan Temindung: Kunci Keberhasilan Kolaborasi Pemerintah dan Komunitas

Kampung Ramadan Temindung menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan anggaran tidak menghalangi pengembangan ekonomi kreatif. Inisiatif ini menunjukkan kolaborasi yang luar biasa antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan komunitas lokal dalam mendukung UMKM di Kota Samarinda.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, Ririn Sari Dewi, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bentuk inovasi di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Pemerintah tidak hadir sebagai penyandang dana tunggal, melainkan sebagai pendamping dan penyedia sistem pendukung (support system).

“Ini kerja sama dengan teman-teman komunitas. Di tengah efisiensi anggaran, kita harus tetap berinovasi. Event tetap berjalan dan pergerakan ekonomi kreatif tetap kita dukung,” ujar Ririn usai pembukaan kegiatan, Sabtu (21/2/2026) malam.

Sinergi Fasilitas Negara dan Swadaya Komunitas

Ririn mengungkapkan bahwa dukungan anggaran langsung dari pemerintah provinsi sangat terbatas, hanya sekitar Rp5 juta. Namun, keterbatasan tersebut ditutup dengan penyediaan fasilitas strategis di Kreatif Hub Temindung, termasuk tenda dan sarana prasarana lainnya.

Sementara itu, pembiayaan utama kegiatan murni bersumber dari sponsor dan swadaya komunitas yang dipimpin oleh Agung dkk.

“Dukungan anggaran dari provinsi memang terbatas. Selebihnya murni dari komunitas dan sponsor. Ini adalah kolaborasi nyata,” jelasnya.

Ruang Strategis bagi 60 UMKM Lokal

Kampung Ramadan Temindung menghadirkan 60 tenda bazar yang mayoritas diisi oleh pelaku UMKM sektor kuliner. Kehadiran pasar kreatif ini dinilai menjadi ruang krusial bagi jenama (brand) lokal untuk memperluas pasar dan semakin dikenal luas oleh masyarakat Samarinda.

“Ini menjadi kesempatan bagi UMKM untuk memutar roda ekonomi kreatif. Respon masyarakat cukup baik, apalagi sudah lama tidak ada event besar di Samarinda, sehingga partisipasi warga sangat tinggi,” tambah Ririn.

Menuju Kemandirian Event Berkelanjutan

Dispar Kaltim berharap model penyelenggaraan berbasis komunitas ini dapat berlanjut menjadi agenda rutin yang mandiri. Pemerintah berkomitmen akan terus hadir sebagai fasilitator guna memastikan kegiatan serupa dapat tumbuh berkelanjutan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada APBD.

Keberhasilan Kampung Ramadan Temindung menjadi bukti bahwa kreativitas dan kolaborasi adalah kunci utama untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, bahkan di tengah situasi anggaran yang menantang.

Tantangan dan Solusi

Meskipun menghadapi tantangan finansial, acara ini berhasil menunjukkan bahwa dengan kreativitas dan kerja sama yang baik, UMKM bisa tetap berkembang. Pembiayaan yang berasal dari sponsor dan komunitas menjadi solusi yang efektif dan berkelanjutan.

  • Banyak UMKM yang awalnya hanya menjual produk secara lokal kini memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
  • Partisipasi masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa acara seperti ini sangat dinanti-nanti dan memberikan manfaat yang nyata.
  • Kerja sama antara pemerintah dan komunitas menciptakan lingkungan yang saling mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Masa Depan Ekonomi Kreatif

Kampung Ramadan Temindung tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi juga menjadi contoh bagaimana inovasi dan kolaborasi bisa mengubah cara berpikir tentang pengembangan ekonomi kreatif. Dengan terus memperkuat hubungan antara pihak pemerintah dan komunitas, diharapkan acara serupa bisa terus berlangsung dan memberikan dampak positif yang lebih luas.


Pos terkait