Momen Pejabat Negara Salat Jenazah Wapres Ke-6 Try Sutrisno

90796 Wapres Ke 6 Try Sutrisno Nyoblos Ulang Di Tps 043 Menteng 1
90796 Wapres Ke 6 Try Sutrisno Nyoblos Ulang Di Tps 043 Menteng 1

Upacara Salat Jenazah Wakil Presiden ke-6 RI Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno

Upacara salat jenazah untuk Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno digelar di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Acara ini disiarkan langsung melalui Facebook Tribunnews.com pada Senin (2/3/2026), dan terlihat peti jenazah yang berselimutkan bendera merah putih.

Peti jenazah tersebut dibawa oleh sejumlah pria yang berpakaian seragam pasukan pengamanan Presiden (Paspampres). Setelah tiba, peti jenazah ditempatkan di depan para jemaat yang hadir. Beberapa pejabat negara turut menjadi jemaat dalam salat jenazah tersebut.

Tampak Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Haji Muhadjir Effendi berdiri di shaf pertama. Selain itu, beberapa mantan pejabat seperti mantan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa juga ikut menyalatkan jenazah.

Try Sutrisno meninggal dunia pada hari yang sama, Senin (2/3/2026), pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Kedokteran (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Letjen TNI (Purn) Albertus Budi Sulistya.

“Wapres Ke-6 RI Jenderal TNI Purn Try Sutrisno wafat Senin, 2 Maret 2026 pukul 06.58 WIB di RSPAD Gatot Soebroto,” ujar Budi.

Sebelumnya, Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan rasa belasungkawa atas kematian Wakil Presiden ke-6 RI tersebut. “Benar. Kita berduka cita sangat mendalam,” kata Prasetyo kepada awak media.

Prasetyo memastikan bahwa pihak RSPAD Gatot Soebroto telah memberikan perhatian terbaik bagi almarhum. “Aku sudah minta RSPAD garnisun Setneg untuk memberikan atensi terbaik,” tuturnya.

Rencananya, jenazah Try Sutrisno akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Sejumlah pejabat dan mantan pejabat menganggap Try Sutrisno sebagai senior yang selalu membimbing juniornya.

Misalnya saja Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto, menggambarkan almarhum sebagai figur yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri untuk negara tanpa pamrih. “Ya, hari ini betul-betul kita kehilangan seorang tokoh yang perlu diteladani. Beliau prajurit sejati, dari Letnan Dua sampai Jenderal Bintang Empat tidak pernah berhenti berjuang membela nusa dan bangsa,” ujar Wiranto saat ditemui di rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.

Ia mengenang perjalanan panjang pengabdian Try Sutrisno di dunia militer hingga menjadi Panglima ABRI dan kemudian Wakil Presiden. Dalam setiap tugas, kata Wiranto, almarhum selalu menunjukkan kesungguhan, ketekunan, serta komitmen tinggi terhadap tanggung jawab yang diembannya.

Bagi Wiranto, kedekatannya dengan Try Sutrisno terjalin sejak lama. Ia mengaku kerap mengikuti perjalanan karier almarhum, baik dari kejauhan maupun melalui interaksi langsung dalam berbagai penugasan kenegaraan.

Tak hanya sebagai prajurit, Wiranto juga menilai Try Sutrisno sebagai negarawan paripurna. Kesederhanaan sikap, kepatuhan terhadap konstitusi, serta komitmen untuk mendahulukan kepentingan rakyat menjadi nilai utama yang selalu dipegang almarhum. “Beliau selalu berpikir bagaimana memberikan yang terbaik bagi rakyat dan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi maupun golongan,” tuturnya.

Wiranto juga mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Try Sutrisno masih terjalin hingga masa-masa terakhir. Sebagai penasihat khusus presiden, ia kerap menerima nasihat dan pandangan dari almarhum terkait berbagai persoalan kenegaraan. “Beliau masih sering menghubungi saya untuk hal-hal prinsip yang dianggap penting untuk disampaikan kepada Presiden,” katanya.


Pos terkait