Persiapan Mudik Gratis 2026 di Terminal Pondok Cabe
Program mudik gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dilaksanakan secara terpusat oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Dalam hal ini, Terminal Pondok Cabe di Tangerang Selatan hanya berperan sebagai lokasi validasi dan pemberangkatan peserta mudik gratis.
Salah satu pengelola Terminal Pondok Cabe, Ozi, menjelaskan bahwa semua kebijakan terkait program ini, termasuk kuota peserta dan mekanisme pendaftaran, berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Menurutnya, program ini dikelola langsung oleh Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
“Program mudik gratis ini memang dari Kemenhub melalui Perhubungan Darat. Terminal Pondok Cabe hanya menjadi lokasi validasi dan pemberangkatan,” ujar Ozi saat ditemui di terminal.
Ozi menambahkan bahwa masyarakat yang telah mendaftar melalui aplikasi Mitra Darat dan mendapatkan barcode harus melakukan validasi ulang di Terminal Pondok Cabe sebelum hari keberangkatan. Peserta yang sudah mendapatkan barcode dari Mitra Darat nantinya datang ke sini untuk validasi. Setelah itu tinggal menunggu jadwal keberangkatan.
Untuk tahun ini, pemberangkatan mudik gratis dari Terminal Pondok Cabe dijadwalkan berlangsung pada 16 Maret 2026. “Jadwal pemberangkatan di sini hanya satu hari. Selebihnya dilakukan di terminal lain yang telah ditentukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, seperti Poris, Pulau Gebang, dan Kampung Rambutan,” ungkapnya.
Dalam rangka menyambut musim mudik 2026, pihak terminal lebih fokus pada penyediaan fasilitas pendukung bagi para pemudik. Beberapa fasilitas yang disiapkan antara lain ruang tunggu, ruang kesehatan, serta ruang laktasi. Selain itu, koordinasi dengan perusahaan otobus (PO) juga dilakukan guna memastikan kelancaran proses keberangkatan.
“Untuk kuota, data peserta, hingga teknis pendaftaran semuanya dari pusat. Kami di terminal sifatnya memfasilitasi tempat dan membantu kelancaran di lapangan,” katanya.
Terkait potensi lonjakan penumpang, pihak terminal memperkirakan peningkatan jumlah pemudik akan mulai terlihat mendekati H-7 Lebaran. Namun, Ozi menyebut dinamika arus mudik setiap tahun berbeda sehingga sulit diprediksi secara pasti.
“Biasanya mulai ramai sekitar H-7. Untuk puncaknya kita lihat nanti karena tiap tahun dinamikanya berbeda,” ujarnya.
Selain melayani program mudik gratis, Terminal Pondok Cabe juga tetap mengoperasikan layanan angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) dengan puluhan perusahaan otobus yang melayani berbagai rute ke Pulau Jawa hingga Sumatera.
“Namun untuk keberangkatan dari sini mayoritas tujuan ke arah Jawa,” ucap Ozi.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pihak terminal berharap pelaksanaan mudik gratis 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.
Fasilitas yang Disiapkan
Terminal Pondok Cabe telah mempersiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kenyamanan para pemudik. Berikut beberapa fasilitas yang tersedia:
- Ruang tunggu yang nyaman untuk menunggu keberangkatan
- Ruang kesehatan yang dilengkapi alat medis dasar
- Ruang laktasi khusus bagi ibu menyusui
Selain itu, pihak terminal juga bekerja sama dengan perusahaan otobus untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan. Koordinasi ini dilakukan agar tidak ada kendala dalam pengaturan jadwal dan pemberangkatan.
Jadwal Pemberangkatan
Pemberangkatan mudik gratis dari Terminal Pondok Cabe dijadwalkan berlangsung pada 16 Maret 2026. Hari tersebut merupakan satu-satunya hari pemberangkatan dari terminal ini. Sementara itu, pemberangkatan lainnya dilakukan di terminal-terminal lain yang telah ditentukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, seperti Poris, Pulau Gebang, dan Kampung Rambutan.
Prediksi Lonjakan Penumpang
Meskipun pihak terminal memperkirakan peningkatan jumlah pemudik akan mulai terlihat mendekati H-7 Lebaran, Ozi menyatakan bahwa dinamika arus mudik setiap tahun berbeda. Hal ini membuat sulit untuk memprediksi secara pasti besarnya lonjakan penumpang.
Layanan AKAP
Selain program mudik gratis, Terminal Pondok Cabe tetap mengoperasikan layanan angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP). Layanan ini dilayani oleh puluhan perusahaan otobus yang melayani berbagai rute, terutama ke Pulau Jawa dan Sumatera.





