Mudik Gratis Pemkab Banyumas, Jadwal dan Titik Keberangkatan

Program Mudik Gratis Banyumas 2026: Ketersediaan Bus dan Rencana Perjalanan

Seiring dengan mendekatnya momen Lebaran 2026, berbagai program mudik gratis mulai bermunculan di berbagai daerah. Salah satu yang menarik perhatian adalah program yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas. Program ini bertujuan untuk membantu warga Banyumas yang sedang merantau di Jakarta dan sekitarnya kembali ke kampung halaman secara gratis.

Program mudik dan balik gratis yang diselenggarakan oleh Pemkab Banyumas menggunakan total 12 bus. Dari jumlah tersebut, lima bus berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sedangkan tujuh bus lainnya diperoleh melalui bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan swasta. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah setempat dalam memberikan layanan transportasi yang nyaman dan terjangkau bagi masyarakat.

Kepala UPTD Pengelola Sarana dan Prasarana Perhubungan Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas, Muhamad Soleh Wibowo atau yang akrab dipanggil Bowo, menjelaskan bahwa tahun ini pemkab mengalokasikan APBD untuk menyediakan lima unit bus. Dari jumlah tersebut, tiga unit digunakan untuk keberangkatan mudik, sedangkan dua unit lainnya digunakan untuk perjalanan balik.

Bowo menjelaskan bahwa peserta akan berangkat dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada tanggal 16 Maret 2026. Tujuan akhir perjalanan adalah Terminal Bulupitu Purwokerto. Untuk rute balik, bus akan diberangkatkan dari Terminal Bulupitu Purwokerto pada tanggal 28 Maret 2026.

Selain bantuan dari APBD, Pemkab Banyumas juga mendapatkan dukungan CSR dari perusahaan swasta. Bowo menyebutkan bahwa ada bantuan CSR sebanyak tujuh armada bus untuk keperluan mudik. Keberangkatan dari perusahaan swasta ini juga akan dilakukan dari TMII.

Proses Pendaftaran dan Penyediaan Fasilitas

Untuk teknis pendaftaran, Bowo menjelaskan bahwa pihaknya menyerahkan pengelolaan pendaftaran kepada Badan Penghubung Jawa Tengah di Jakarta serta paguyuban warga lokal. Pendaftaran bisa dilakukan secara online, sehingga memudahkan para calon peserta.

Bowo berharap agar fasilitas mudik gratis ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan satu kali makan dan snack selama perjalanan. Program ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat kembali ke kampung halaman, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

Kesimpulan

Program mudik gratis yang digelar oleh Pemkab Banyumas merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam membantu masyarakat yang sedang merantau. Dengan adanya 12 bus yang disiapkan, baik dari APBD maupun CSR perusahaan, diharapkan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan lebih tenang dan nyaman. Dengan pendaftaran yang mudah dan fasilitas yang lengkap, program ini menjadi solusi ideal bagi warga Banyumas yang ingin pulang kampung.

Pos terkait