
Pernyataan Resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah Mengenai Konflik di Timur Tengah
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah merilis pernyataan resmi mengenai konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Surat pernyataan ini ditandatangani oleh Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A Mughni, dan Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti. Dalam pernyataan tersebut, terdapat tujuh poin utama yang menjadi sikap resmi organisasi tersebut.
1. Menyampaikan Belasungkawa atas Kematian Pemimpin Iran
PP Muhammadiyah menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta korban-korban lainnya yang menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam Iran.
“Belasungkawa yang sama kami sampaikan bagi korban serangan balik Iran di beberapa negara Arab,” ujar Syafiq pada Senin (2/3).
2. Mengecam Serangan sebagai Pelanggaran HAM dan Hukum Internasional
PP Muhammadiyah mengecam serangan-serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap hak asasi manusia (HAM), hukum internasional, serta pengabaian terhadap keputusan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Organisasi internasional ini diminta untuk memberikan sanksi kepada Amerika Serikat dan Israel.
“Kami menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel atas pelanggaran tersebut dan mewujudkannya dengan langkah yang nyata,” katanya.
Selain itu, PP Muhammadiyah juga meminta PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah meningkatnya ketegangan antarnegara di kawasan Timur Tengah.
3. Meminta Iran dan Negara-Negara Arab Menahan Diri
PP Muhammadiyah juga meminta Iran dan negara-negara Arab untuk menahan diri serta mengedepankan dialog dalam menghadapi konflik. Hal ini dilakukan agar tidak terlibat lebih jauh dalam konflik antar sesama anggota Organisasi Kerja Sama Islam.
“Kami mendorong dilakukannya dialog dan langkah-langkah diplomasi untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah tersebut,” ujarnya.
4. Mengajak Semua Pihak Berkontribusi dalam Menciptakan Kedamaian
PP Muhammadiyah mengajak semua negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, tokoh-tokoh agama, serta kekuatan masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan kedamaian dan keadilan global.
“Dan mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi,” pungkasnya.





