Netflix mundur dari akuisisi Warner Bros, Paramount ambil alih

Aa1xpnpy 2
Aa1xpnpy 2

Penarikan Diri Netflix dari Akuisisi Warner Bros Discovery

Netflix resmi menarik diri dari rencana akuisisi aset studio dan layanan streaming milik Warner Bros Discovery (WBD). Keputusan ini diambil setelah dewan direksi WBD menyatakan bahwa penawaran terbaru dari Paramount Skydance dinilai lebih unggul. Proses negosiasi yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir diwarnai oleh revisi tawaran dan persaingan ketat antara dua perusahaan besar di industri hiburan.

Langkah mundurnya Netflix membuka jalan bagi Paramount Skydance untuk melanjutkan proses merger dengan WBD, termasuk pengambilalihan jaringan televisi besar seperti CNN, TBS, dan TNT, serta berbagai aset studio dan layanan streaming.

Kronologi Mundurnya Netflix dari Akuisisi

Proses akuisisi dimulai ketika Netflix mengajukan proposal untuk mengakuisisi bisnis studio dan streaming WBD dengan nilai 27,75 dollar AS per saham. Namun, tawaran tersebut hanya mencakup sebagian aset, bukan seluruh entitas perusahaan.

Di tengah negosiasi, Paramount Skydance meningkatkan tawaran untuk mengakuisisi keseluruhan bisnis WBD menjadi 31 dollar AS per saham secara tunai. Penawaran ini dinilai lebih menjanjikan karena mencakup seluruh bisnis WBD.

Akhirnya, dewan direksi WBD menyebut proposal Paramount sebagai penawaran yang lebih baik. Mengetahui keputusan tersebut, Netflix memilih untuk mundur dari persaingan karena tidak ingin menaikkan tawaran lebih lanjut.

CEO Warner Bros Discovery David Zaslav menyampaikan apresiasi kepada Netflix atas proses negosiasi yang telah berlangsung. Ia menyebut Netflix sebagai mitra yang luar biasa sepanjang proses tersebut dan mendoakan yang terbaik bagi perusahaan streaming itu ke depan. Zaslav juga menegaskan bahwa merger dengan Paramount diyakini akan menciptakan value yang luar biasa bagi pemegang saham.

Alasan Netflix Mundur dari Proses Akuisisi

Co-CEO Netflix Ted Sarandos dan Greg Peters menegaskan bahwa keputusan untuk mundur didasarkan pada alasan disiplin finansial. Mereka menyatakan bahwa transaksi yang dinegosiasikan memiliki jalur persetujuan regulasi yang jelas dan berpotensi menciptakan nilai yang baik bagi pemegang saham.

Namun, pada harga yang diperlukan untuk menyamai tawaran Paramount Skydance, kesepakatan tersebut tidak lagi menarik secara finansial. Netflix menilai akuisisi WBD bukanlah kebutuhan mendesak. Manajemen Netflix menyebut transaksi tersebut sejak awal sebagai sesuatu yang bersifat “nice to have” pada harga yang tepat, bukan “must have” dengan harga berapa pun.

Nilai Transaksi dan Skema Kompensasi

Dalam proposal terbarunya, Paramount Skydance menyertakan sejumlah kesepakatan. Selain harga 31 dollar per saham atau sekitar 108 miliar dollar AS, Paramount juga menawarkan biaya pembatalan atau breakup fee sebesar 7 miliar dollar AS jika merger gagal mendapatkan persetujuan regulator.

Paramount juga bersedia menanggung biaya pembatalan 2,8 miliar dollar AS yang harus dibayarkan WBD kepada Netflix apabila kesepakatan mereka dibatalkan.

Dampak Pasar dan Pergerakan Saham

Pasca pengumuman bahwa Netflix mundur, respons pasar langsung terlihat. Saham Netflix melonjak 10 persen dalam perdagangan setelah jam bursa. Kenaikan tersebut mencerminkan apresiasi investor terhadap keputusan manajemen yang dinilai menghindari risiko overvaluasi.

Saham Paramount juga naik sekitar 5 persen, menunjukkan optimisme pasar terhadap potensi sinergi merger. Sebaliknya, saham WBD turun 2 persen, mencerminkan volatilitas jangka pendek akibat transisi kepemilikan.

Jika merger rampung, Paramount Skydance akan mengendalikan berbagai aset besar termasuk HBO, CNN, TBS, TNT, serta studio film dan layanan streaming milik WBD. Langkah merger ini juga berpotensi menyatukan platform streaming seperti HBO Max dan Paramount+.

Dengan mundurnya Netflix, proses merger antara Paramount Skydance dan WBD kini memasuki tahap lanjutan menuju persetujuan regulator.

Pos terkait