Niat dan Tata Cara Salat Tarawih Lengkap Doa Kamilin

1711359222
1711359222

Penjelasan Lengkap tentang Sholat Tarawih

Sholat Tarawih adalah salah satu bentuk ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadan. Ibadah ini memiliki makna penting dalam kehidupuan umat Islam, khususnya dalam konteks spiritual dan kebersamaan. Sholat Tarawih bisa dikerjakan sendiri atau berjamaah, namun lebih utama dilakukan secara berjamaah.

Jumlah Rakaat Sholat Tarawih

Secara umum, jumlah rakaat Sholat Tarawih terbagi menjadi dua versi:

  • 8 rakaat + 3 witir (total 11 rakaat)
  • 20 rakaat + 3 witir (total 23 rakaat)

Namun, untuk keperluan praktis, banyak orang memilih melakukan 8 rakaat dengan 3 witir sebagai bentuk paling umum dan mudah diikuti.

Waktu Pelaksanaan Sholat Tarawih

Sholat Tarawih dilakukan setelah salat Isya hingga terbit fajar. Dalam beberapa tradisi, sholat ini juga bisa dilakukan setelah salat Maghrib, tergantung pada pandangan mazhab dan kebiasaan setempat.

Hukum Sholat Tarawih

Hukum melaksanakan Sholat Tarawih adalah sunnah muakad, artinya merupakan ibadah yang sangat dianjurkan baik bagi laki-laki maupun perempuan. Meskipun bukan wajib, pelaksanaannya sangat disarankan karena memiliki nilai spiritual yang tinggi.

Asal Kata “Tarawih”

Kata “Tarawih” berasal dari kata Arab raha, yang berarti istirahat. Oleh karena itu, Sholat Tarawih dilakukan dengan cara yang santai dan tidak terburu-buru, biasanya dalam waktu yang panjang.

Niat Sholat Tarawih

Niat Sholat Tarawih dibagi menjadi dua, yaitu niat untuk sholat sendiri dan niat untuk sholat berjamaah sebagai makmum.

Niat Sholat Tarawih Sendiri

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta’ālā.

Artinya: Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Tarawih Berjamaah sebagai Makmum

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku menyengaja salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Tarawih

Berikut langkah-langkah tata cara Sholat Tarawih:

  • Membaca niat Sholat Tarawih.
  • Membaca Takbiratul Ihram.
  • Membaca Doa Iftitah.
  • Membaca surat Al-Fatihah.
  • Membaca surat-surat pendek Al-Quran.
  • Ruku’ dengan tumakninah lalu membaca:
    سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ
  • I’tidal dengan tumakninah lalu membaca:
    سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ dan رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ
  • Sujud dengan tumakninah lalu membaca:
    سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
  • Duduk di antara dua sujud lalu membaca:
    رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ
  • Sujud lalu membaca:
    سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
  • Berdiri lagi untuk rakaat kedua.

Pada rakaat kedua, prosesnya mirip dengan rakaat pertama, termasuk membaca surat pendek seperti Al-Ikhlas.

Tasyahud Akhir

Setelah selesai dua rakaat, dilanjutkan dengan Tasyahud Akhir, kemudian salam. Bacaan Tasyahud Akhir mencakup doa-doa untuk keselamatan, keberkahan, dan kebaikan.

Doa Kamilin

Setelah Sholat Tarawih, dilanjutkan dengan membaca Doa Kamilin, yang berisi permohonan kepada Allah agar diberi iman yang sempurna, ilmu yang bermanfaat, dan kebaikan yang banyak.

Sholat Witir

Setelah Sholat Tarawih, dilanjutkan dengan Sholat Witir. Sholat Witir adalah salat sunah yang jumlah rakaatnya ganjil, biasanya satu, tiga, lima, tujuh, atau sembilan rakaat.

Niat dan Tata Cara Sholat Witir

Niat Sholat Witir tergantung jumlah rakaatnya. Untuk 3 rakaat, niatnya adalah:

Ushlli sunnatal witri tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan imaaman lillahi ta’aala

Tata cara Sholat Witir 3 rakaat 1 kali salam sama seperti Sholat Tarawih, tetapi tanpa duduk tasyahud awal.

Doa Sholat Witir

Doa Sholat Witir berisi permohonan kepada Allah agar diberi iman yang tetap, hati yang khusyu’, ilmu yang bermanfaat, dan keyakinan yang benar.

Pos terkait