Nilai Pasar BRI Super League: Persib Paling Mahal, Persija Menyusul Erat!

075415200 1750668233 Library Upload 21 2025 02 645x430 Persib 1 9991aa9
075415200 1750668233 Library Upload 21 2025 02 645x430 Persib 1 9991aa9

Kompetisi BRI Super League: Nilai Pasar Klub yang Menggemparkan

Kompetisi BRI Super League musim ini tidak hanya menampilkan persaingan sengit di papan klasemen, tetapi juga menarik perhatian karena pertarungan dari sisi nilai pasar skuad atau market value. Berdasarkan data terbaru, dua klub besar yaitu Persib Bandung dan Persija Jakarta menjadi yang teratas dalam hal total market value.

Market value memiliki perbedaan mendasar dengan gaji pemain maupun biaya transfer resmi. Konsep ini bukan berupa gaji atau harga jual, melainkan estimasi nilai ekonomi atau perkiraan harga jual seorang pemain di bursa transfer yang bersifat fluktuatif. Angka market value ditentukan melalui analisis mendalam terhadap berbagai variabel objektif seperti performa lapangan, statistik gol, asis, dan kontribusi taktis. Selain itu, faktor usia pemain, durasi kontrak, hingga potensi komersial seperti daya tarik pemain di mata sponsor dan brand global juga turut memengaruhi angka tersebut.

Saat ini, Persib Bandung memimpin daftar dengan total market value mencapai Rp144,44 miliar. Klub yang dikenal dengan nama Maung Bandung ini memiliki 33 pemain dalam skuadnya. Rata-rata nilai pasar per pemain di skuad mereka sebesar Rp4,38 miliar, yang merupakan angka tertinggi di liga musim ini.

Di posisi kedua, Persija Jakarta mengikuti dengan total nilai pasar Rp125,58 miliar dari 30 pemain, dengan rata-rata Rp4,19 miliar per pemain. Dewa United melengkapi tiga besar dengan total market value Rp106,46 miliar (30 pemain), disusul Bali United di peringkat keempat dengan Rp100,73 miliar dari 31 pemain.

Papan Tengah yang Ketat

PSM Makassar berada di posisi kelima dengan nilai pasar Rp98,21 miliar (34 pemain), diikuti Borneo FC dengan Rp92,73 miliar (34 pemain). Menariknya, PSIM Yogyakarta yang hanya memiliki 26 pemain mencatat total market value Rp87,34 miliar, menjadikannya salah satu tim dengan kedalaman skuad lebih ramping namun nilai rata-rata tinggi (Rp3,36 miliar).

Persik (Rp87,08 miliar), Bhayangkara FC (Rp83,17 miliar), dan Persebaya Surabaya (Rp78,22 miliar) melengkapi 10 besar daftar klub dengan nilai pasar tertinggi musim ini.

Total Keseluruhan Market Value

Secara keseluruhan, total market value seluruh klub BRI Super League 2025/2026 mencapai Rp1,524 triliun dari total 580 pemain. Rata-rata nilai pasar per pemain di kompetisi lokal Indonesia sudah berada di angka Rp2,63 miliar.

Di papan bawah dalam daftar nilai pasar, PSBS Biak menjadi tim dengan total market value terendah yakni Rp40,41 miliar (33 pemain). Sementara Madura United (Rp61,62 miliar), Persijap (Rp63,88 miliar), dan Semen Padang (Rp65,79 miliar) juga berada di kelompok nilai pasar lebih rendah dibanding rival-rivalnya.

Meski demikian, tingginya market value tidak selalu menjamin posisi di puncak klasemen. Sepak bola tetap ditentukan oleh performa di lapangan, konsistensi, serta strategi pelatih dalam meramu kekuatan tim.

Dengan kompetisi yang masih berjalan, menarik untuk melihat apakah dominasi nilai pasar akan sejalan dengan perebutan gelar juara di akhir musim nanti.

Pos terkait