Operasi Pencarian Lansia yang Hilang di Hutan Desa Gandasuli Dihentikan
Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian terhadap seorang lansia bernama Halima (70) yang dilaporkan hilang di hutan Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Operasi pencarian ini berlangsung selama empat hari, namun tidak berhasil menemukan jejak keberadaan Halima.
Halima diketahui meninggalkan rumahnya pada Kamis, 19 Februari 2026. Namun, laporan hilangnya ia masuk ke Basarnas pada Rabu (25/2/2026), dan operasi pencarian langsung dimulai. Komandan Unit Siaga SAR (USS) Halmahera Selatan, Mohammad Faisal A. Soleman, menjelaskan bahwa operasi pencarian ini melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan keluarga korban.
“Di hari ke-10 hilangnya Halima, keluarganya pun sudah mengkhilaskan,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (2/3/2026). Meskipun demikian, pihak SAR tetap berinisiatif melakukan pencarian hari terakhir pada 28 Februari, namun hasilnya nihil.
Faisal menambahkan bahwa meskipun operasi pencarian telah dihentikan, USS Halmahera Selatan tetap membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang menemukan keberadaan Halima. Masyarakat dapat menghubungi pihak SAR atau call center Basarnas Ternate jika hal tersebut terjadi.
Lokasi dan Pelibatan Berbagai Pihak dalam Operasi Pencarian
Berdasarkan laporan awal, lokasi kejadian hilangnya lansia itu berada di hutan Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan dengan koordinat dugaan 0°40’44″S/127°29’8″E. Faisal menyebut bahwa pihaknya telah melakukan perluasan operasi pencarian, namun korban tetap tidak ditemukan.
Beberapa pihak yang terlibat dalam operasi pencarian antara lain:
* TNI-Polri
* BPBD
* Pramuka Pedulia
* Mapala UNSAN Bacan
* Masyarakat dan keluarga
Operasi ini juga didukung oleh berbagai komunitas lokal yang berpartisipasi aktif dalam mencari keberadaan Halima. Meski usaha yang dilakukan sangat maksimal, sayangnya tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan jejak keberadaannya.
Penutup
Meski operasi pencarian telah dihentikan, pihak SAR tetap berharap adanya informasi baru dari masyarakat yang bisa membantu menemukan Halima. Dengan adanya pengaduan yang terbuka, diharapkan masyarakat dapat memberikan bantuan jika mengetahui keberadaan lansia tersebut.





