Kerja Sama Dangote Group dengan XCMG untuk Ekspansi Industri
Orang terkaya Afrika, Aliko Dangote, telah menyetujui perjanjian kerja sama dengan perusahaan milik negara Tiongkok di bidang mesin konstruksi, XCMG. Kesepakatan ini bernilai 400 juta dolar AS (Rp6,75 triliun) dan terkait rencana pembangunan serta ekspansi kilang minyak dan petrokimia.
Dalam beberapa tahun terakhir, Dangote telah memperluas kiprahnya di sejumlah negara Afrika. Terbaru, ia mengumumkan rencana investasi besar di Burundi. Perjanjian antara Dangote Group dan XCMG bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kilang minyak. Selain itu, memperkuat pelaksanaan proyek industri skala besar yang dimiliki oleh Dangote Group. XCMG akan mendukung ekspansi infrastruktur kilang minyak dan petrokimia dengan pengiriman peralatan hingga tiga tahun ke depan.
Peralatan tersebut sangat penting untuk masa depan pembangunan proyek-proyek milik Dangote Group. Setelah pembangunan kilang minyak selesai, Dangote Group diperkirakan mampu memproduksi 1,4 juta barel minyak per hari. Angka ini akan menjadikan Dangote Group sebagai salah satu kilang minyak terbesar di dunia.
Peningkatan Produksi BBM di Nigeria
Pada Januari 2026, kilang minyak milik Dangote Group mampu meningkatkan kapasitas produksinya. Kilang minyak tersebut mampu memproduksi 40,1 juta liter minyak mentah per hari atau setara dengan 57 persen dari total BBM Nigeria.
Kilang minyak ini sudah menyuplai 62 persen dari Premium Motor Spirit dan mengurangi impor BBM Nigeria. Dampaknya tidak hanya terasa di Nigeria, tetapi juga dirasakan hingga ke Ghana, Togo, dan Kamerun.
Ekspansi lain dari Dangote adalah meningkatkan produksi polipropilena dari awalnya 900 ribu menjadi 2,4 juta metrik ton per tahun. Selain itu, Dangote Group juga berupaya meningkatkan produksi pupuk urea hingga 9 juta metrik ton per tahun.

Prediksi Kenaikan Nilai Naira
Pada saat yang sama, Dangote memprediksi bahwa mata uang naira akan menguat. Mata uang Nigeria itu diprediksi akan menguat menjadi 100 naira per 1 dolar AS. Saat ini, nilai tukar mata uang naira mencapai 1.300 naira per 1 dolar AS.
Dangote menilai bahwa pemerintah sudah melakukan reformasi dan menunjukkan sinyal lebih baik di masa depan. “Maksud saya, hari ini, jika Anda melihat itu, saya percaya bahwa kebijakan Anda akan mampu membuahkan hasil dan sejumlah perusahaan manufaktur akan sangat, sangat senang,” katanya, dikutip dari Punch News.

Inisiatif Baru Dangote dalam Pengembangan Infrastruktur
Selain kerja sama dengan XCMG, Dangote juga telah memulai inisiatif baru dalam pengembangan infrastruktur. Salah satunya adalah kerja sama dengan BUMN Nigeria untuk meningkatkan pasokan gas. Proyek ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi di wilayah tersebut.
Dangote juga memiliki rencana ambisius untuk mempercepat industrialisasi pada 2030. Rencana ini mencakup pengembangan berbagai sektor industri, termasuk energi, pertanian, dan manufaktur.
Selain itu, Dangote juga bekerja sama dengan BUMN India untuk membangun kilang minyak terbesar di Afrika. Proyek ini diharapkan dapat memperkuat posisi Nigeria sebagai pusat industri minyak di benua ini.





