Pamer Kembalinya 4 Kali dalam 22 Hari, Juventus Masih Penuh Semangat

Aa1xjvlv
Aa1xjvlv



Meski beberapa waktu terakhir sering mengalami hasil yang kurang memuaskan, Juventus tetap menunjukkan bahwa semangat dan jiwa mereka masih hidup. Sejak Februari lalu, tim asuhan Luciano Spalletti tidak dalam kondisi terbaiknya. Dalam 8 pertandingan di berbagai kompetisi, Juve hanya mampu meraih dua kemenangan dan empat kekalahan. Selama periode tersebut, Si Nyonya Tua juga harus tersingkir dari Coppa Italia maupun Liga Champions.

Namun, meskipun situasi sulit, I Bianconeri masih menunjukkan semangat “Lo spirito Juve” dan moto “Fino alla fine”. Kedua semboyan ini mencerminkan sikap pantang menyerah hingga peluit akhir berbunyi. Juventus tetap menunjukkan hal itu meski dalam beberapa laga terakhir mendapat hasil buruk.

Dalam 22 hari terakhir, La Vecchia Signora melakukan aksi comeback sebanyak empat kali. Contohnya adalah saat melawan Lazio di Liga Italia pada 8 Februari 2026. Pada laga tersebut, Juve tertinggal 0-2 hingga satu jam pertandingan berjalan. Mereka berhasil menyamakan skor dengan gol yang dicetak pada menit ke-90+6.

Di Serie A, pada 14 Februari 2026, Juventus melawan Inter. Tim Hitam Putih sempat tertinggal dua kali, namun mampu menyamakan kedudukan. Meskipun bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama, mereka mampu bertahan hingga akhir. Sayangnya, Juve akhirnya kalah 2-3 karena gol di menit terakhir waktu normal.

Pada Liga Champions, Juventus harus menghadapi Galatasaray di leg pertama babak play-off. Mereka kalah 2-5 di leg pertama. Di leg kedua, Juve mampu unggul 3-0 dalam waktu normal, sehingga pertandingan lanjut ke perpanjangan waktu. Namun, Juve kehabisan tenaga karena bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua. Akhirnya, mereka hanya mampu menang 3-2, dan gagal lolos ke 16 besar karena agregat 5-7 untuk Galatasaray.

Terbaru, dalam pekan ke-27 Liga Italia, pada 1 Maret 2026 di Stadion Olimpico, Juventus tertinggal 1-3 dari AS Roma hingga melewati menit ke-75. Namun, mereka berhasil menyamakan skor dengan gol yang tercipta pada menit ke-90+3. Semangat pantang menyerah Juventus masih terlihat dari para pemain.

Kepala pelatih, Luciano Spalletti, merasa yakin bahwa tim asuhannya bisa menyelesaikan kompetisi 2025-2026 dengan baik. Ia percaya bahwa Juventus akan berhasil lolos ke Liga Champions musim depan.

“Jika kita bicara tentang reaksi tim ini, saya bahagia,” ujar Spalletti dalam jumpa pers usai laga melawan Roma seperti dikutip dari Football Italia.

“Di Liga Champions, kami sempat mampu mengembalikan diri ke trek dalam situasi yang hampir mustahil.”

“Sekarang para pemain memberikan perlawanan lagi, tapi kami membuat diri sendiri berada dalam situasi yang menyulitkan.”

“Dalam 5 laga terakhir, kami bermain dengan 10 orang di tiga pertandingan.”

“Anda bisa mencoba mencari kata-kata yang tepat untuk mengisi keyakinan para pemain.”

“Tetapi pada momen ini suporter juga membantu. Ketika mereka berada di belakang kami, beban seragam ini terasa sedikit lebih ringan di bahu pemain.”

“Tentu saja, saya percaya pada kelolosan ke Liga Champions, saya hidup untuk peringkat 4.”

“Saya percaya kami akan mendapatkan porsi terakhir musim ini yang sangat bagus.”

Jika sampai kalah dalam pertandingan pekan ini, peluang Juventus finis di 4 besar akan sangat berat karena defisit 7 poin dari posisi ke-4 yang dihuni AS Roma. Berkat hasil imbang 3-3 ini, Juventus hanya berselisih 4 poin dari Roma.

“Kalau Roma menang, jarak akan menjadi 7 poin dan situasi itu akan menyulitkan kami,” kata salah satu pencetak gol Juve, Federico Gatti.

“Tetapi, hasil imbang ini menjaga kami tetap bersaing. Masih ada 11 pertandingan sampai kompetisi berakhir, kami masih di sini.”

Pos terkait