Kompetisi Pidato Bahasa Inggris 2026 Diikuti 35 Siswa SMA di Maumere
Pada 3–4 Maret 2026, sebanyak 35 siswa SMA dari 11 sekolah di Maumere dan satu sekolah dari Flores Timur mengikuti English Speech Competition 2026 yang digelar dalam rangkaian Education Fair 2026 Bali Nusra. Kegiatan ini berlangsung di Kherubim Convention Hall, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan kemampuan akademik dan karakter siswa. Manajer Bisnis Tribun Flores, Nuke Maromon, menjelaskan bahwa tujuan utama dari lomba ini adalah mendorong siswa untuk berani menyampaikan gagasan kritis dalam bahasa Inggris, terutama terkait isu-isu penting di NTT.
Lima Aspek Penilaian dalam Kompetisi
Sistem penilaian dalam lomba ini mengacu pada lima aspek utama dengan rentang nilai 1 hingga 10, yaitu:
– Tata bahasa
– Pelafalan
– Penyampaian isi atau tema
– Kelancaran berbicara
– Kepercayaan diri dan penguasaan panggung
Peserta dengan total nilai tertinggi dari akumulasi lima aspek tersebut akan ditetapkan sebagai pemenang.
Tema yang Diangkat dalam Kompetisi
Tema yang diangkat dalam kompetisi ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, yakni:
1. Memutus Rantai: Mengakhiri Perdagangan Orang di NTT
2. Literasi dan Warisan: Memberdayakan Migran Melalui Pendidikan
3. Menuai Harapan di Kampung Halaman: Menciptakan Peluang di NTT
Selain lomba pidato bahasa Inggris, Education Fair 2026 Bali Nusra juga diramaikan dengan pameran pendidikan dari berbagai perguruan tinggi yang menghadirkan informasi seputar program studi, jalur masuk, hingga peluang beasiswa.
Try Out UTBK-SNBT 2026 Ilmupedia Telkomsel
Kegiatan ini turut menghadirkan try out UTBK-SNBT 2026 Ilmupedia Telkomsel sebagai sarana latihan bagi siswa kelas XII dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Menurut Nuke, rangkaian kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat menyeluruh bagi pelajar. “Kami ingin siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga mendapatkan akses informasi pendidikan tinggi dan kesempatan mengukur kesiapan mereka menghadapi UTBK,” katanya.
Education Fair ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi pelajar di Kabupaten Sikka dan Flores Timur untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, serta merencanakan masa depan pendidikan mereka secara lebih matang.
Daftar Sekolah Peserta
Sebanyak 35 peserta siap berkompetisi pada ajang tersebut dari 11 sekolah menengah atas di Flores. Adapun sekolah-sekolah yang terlibat antara lain:
– SMAS Katolik Frateran Podor Larantuka
– SMAS Katolik Frater Maumere
– SMA Negeri 1 Maumere
– SMA Negeri 2 Maumere
– SMK Negeri 3 Maumere
– SMA Negeri 1 Nita
– SMAS Katolik St. Jhon Paul II Maumere
– SMAS Katolik Bhaktyarsa Maumere
– SMAS Katolik St. Gabriel Maumere
– SMA Agama Katolik St. Maria Monte Carmelo Maumere
– SMAS Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere
Dukungan dan Sponsorship
Kegiatan ini didukung oleh berbagai institusi pendidikan dan lembaga, antara lain:
– Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa
– Universitas Nusa Nipa Maumere
– Universitas Bali Internasional
– Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
– Sekolah Tinggi Kesehatan St Elisabeth Keuskupan Maumere
– Politeknik Cristo Re Maumere
– Universitas Muhammadiyah Maumere
– Universitas Katolik Indonesia St. Paulus Ruteng
Sementara itu, kegiatan ini disponsori oleh:
– KSP Kopdit Obor Mas Maumere
– Kredi One
– Telkomsel Maumere
– BNI Maumere
– Suzuki Maumere
– Servvo
– Adira Finance Maumere
– EDSA Catering
– Gramedia Maumere
– Ketua DPRD Sikka
– Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere
– Ewiti





