Pangkalan Militer Inggris di Siprus Diserang Drone Shahed, Tensi Meningkat

Drones Iranies Herzog Il 1
Drones Iranies Herzog Il 1

Serangan Pesawat Tak Berawak Menghancurkan Fasilitas Militer Inggris di Siprus

Pada malam hari Minggu (1/3/2026), sebuah pesawat tak berawak menghantam pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris di Akrotiri, Siprus. Insiden ini menjadi serangan pertama terhadap fasilitas militer Inggris sejak serangan roket oleh militan Libya pada tahun 1986. Meskipun kerusakan yang terjadi terbatas dan tidak ada korban jiwa, insiden ini menandai peningkatan signifikan dalam konflik yang sedang berlangsung.

Pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan Inggris menyebutkan bahwa kejadian tersebut adalah tanda adanya ancaman baru terhadap keamanan negara. Presiden Siprus Nikos Christodoulides menyampaikan pernyataan bahwa seluruh layanan yang berwenang berada dalam keadaan siaga penuh dan siap beroperasi seperti biasa.

Jenis Drone yang Digunakan dalam Serangan

Pesawat tak berawak yang digunakan dalam serangan ini adalah jenis Shahed. Drone tersebut menabrak fasilitas militer pada pukul 00:03 dini hari Waktu setempat, menyebabkan kerusakan kecil. Namun, hingga saat ini belum jelas dari mana drone buatan Iran itu ditembakkan.

Dua sumber yang berbicara dengan syarat anonim kepada Reuters mengatakan bahwa pangkalan Inggris sempat mencegat pesawat nirawak kedua yang akan menghantam markas pertahanannya. Hal ini menunjukkan bahwa serangan tersebut mungkin merupakan bagian dari strategi yang lebih luas.

Pernyataan Presiden Siprus

Presiden Siprus, Nikos Christodoulides, menjelaskan bahwa negaranya tidak berpartisipasi dalam operasi militer apa pun dan tidak bermaksud untuk menjadi bagian dari aktivitas tersebut. Ia juga menekankan bahwa Siprus tetap menjaga netralitasnya dalam situasi ini.

Meskipun pangkalan-pangkalan tersebut dianggap sebagai wilayah kedaulatan Inggris, Siprus sendiri adalah anggota Uni Eropa. Saat ini, Siprus memegang jabatan presiden bergilir blok tersebut.

Lokasi dan Fungsi Pangkalan Akrotiri

Akrotiri, yang terletak di barat daya kota pesisir Limassol, adalah salah satu dari dua pangkalan yang dipertahankan Inggris di bekas koloni tersebut sejak kemerdekaan pada tahun 1960. Selain sebagai fasilitas militer, pangkalan ini juga menampung keluarga personel yang sedang bertugas.

Setelah dugaan dampak dari serangan drone, otoritas pangkalan menyarankan penduduk di dekat Akrotiri untuk berlindung di tempat sampai pemberitahuan lebih lanjut. Personel yang tidak penting akan disebar, sementara fasilitas Inggris lainnya akan beroperasi seperti biasa.

Sejarah Penggunaan Pangkalan Akrotiri

Akrotiri yang terletak di semenanjung berbentuk persegi di ujung selatan Siprus, telah digunakan di masa lalu untuk operasi militer di Irak, Suriah, dan Yaman. Hal ini menunjukkan bahwa pangkalan tersebut memiliki peran penting dalam operasi militer internasional.

Peran Amerika Serikat dalam Konflik

Pada hari Minggu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan bahwa Inggris telah menerima permintaan AS untuk menggunakan pangkalan-pangkalan mereka untuk serangan defensif terhadap rudal Iran di depot penyimpanan atau peluncur. Hal ini menunjukkan bahwa konflik antara Iran dan negara-negara Barat semakin memanas.


Pos terkait