Pasar Takjil Ramadan 2026 Dibuka di Mojokerto, Wadah UMKM dan Kreativitas Masyarakat
Pasar Takjil Ramadan 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Pasar Ketidur, Kecamatan Prajurit Kulon. Kegiatan ini berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 26 Februari hingga 4 Maret 2026. Tujuan utama dari pembukaan pasar ini adalah untuk memberikan wadah yang lebih spesial bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner di Kota Mojokerto.
Sebagai agenda tahunan, Pasar Takjil Ramadan telah menjadi salah satu acara yang dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Tahun ini, Pemkot Mojokerto kembali memfasilitasi para pengusaha kecil dengan menyediakan ruang yang nyaman untuk menjajakan produk mereka. Hal ini dilakukan guna meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor kuliner.
Dukungan Nyata untuk UMKM
Menurut data yang diungkapkan oleh Wali Kota, Kota Mojokerto memiliki sekitar 16.000 UMKM yang tersebar di berbagai wilayah, terutama di pusat kota seperti Kecamatan Kranggan, Magersari, dan Prajurit Kulon. Pemkot Mojokerto memberikan dukungan nyata melalui berbagai program dan inisiatif, termasuk penyediaan tempat usaha khusus selama bulan Ramadan.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah, dan kami berharap bisa membantu pelaku UMKM dalam meraih cuan yang melimpah,” ujar Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto. “Kami juga ingin memperkuat sektor usaha mikro melalui kegiatan seperti ini.”
Pembagian Kupon Gratis
Selain sebagai wadah UMKM, Pasar Takjil Ramadan 2026 juga menawarkan keuntungan tambahan bagi masyarakat. Pemkot Mojokerto bekerja sama dengan Korpri untuk membagikan 1.000 kupon gratis senilai Rp10 ribu per kupon. Total nilai kupon yang dibagikan mencapai Rp10 juta. Kupon tersebut dapat digunakan untuk berbelanja di Pasar Takjil, sehingga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini.
Ruang Kreasi Seni dan Budaya
Tidak hanya fokus pada UMKM kuliner, Pasar Takjil Ramadan 2026 juga menjadi wadah bagi kreasi seni dan budaya masyarakat. Berbagai lomba dan kegiatan seni akan digelar selama acara berlangsung, semakin memperkaya suasana Ramadan di Kota Mojokerto.
“Kami ingin menjadikan Pasar Takjil sebagai ruang kreativitas yang tidak hanya menampilkan produk kuliner, tetapi juga menghadirkan unsur seni dan budaya,” kata Ning Ita.
Aktivitas yang Dinanti
Pasar Takjil Ramadan 2026 diharapkan menjadi momen penting bagi masyarakat Mojokerto. Selain sebagai ajang promosi produk UMKM, acara ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat semangat gotong royong selama bulan suci Ramadan.
Dengan berbagai aktivitas yang ditawarkan, Pasar Takjil Ramadan 2026 diharapkan mampu memberikan dampak positif baik secara ekonomi maupun sosial. Masyarakat pun diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berbelanja, bersosialisasi, serta menikmati suasana Ramadan yang khas.





