Pasca revisi aturan perdagangan daging non-halal, DPRD Medan harap stabilitas terjaga

Aa1xkh77 1
Aa1xkh77 1



Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, menyampaikan harapan agar suasana di Kota Medan tetap kondusif setelah terjadinya revisi Surat Edaran terkait penataan lokasi berjualan yang sebelumnya memicu dinamika di tengah masyarakat.

Dalam pernyataannya pada Sabtu (28/2/2026), Wong mengungkapkan bahwa saat ini situasi Kota Medan telah kembali sejuk dan terkendali. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas kota, terlebih menjelang Bulan Suci Ramadan. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

“Saat ini situasi sudah kondusif dan kembali sejuk. Harapan kita adalah semoga hal ini terus berlangsung sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Wong.

Sebelumnya, Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Wali Kota Medan terkait penataan lokasi berjualan sempat mendapat respons beragam dari masyarakat, terutama para pedagang.

Wong menilai bahwa kebijakan penataan tersebut pada dasarnya merupakan langkah yang baik. Namun, ia menekankan bahwa penerapannya harus dilakukan secara menyeluruh dan adil agar tidak menimbulkan persepsi diskriminatif.

“Pada prinsipnya penataan itu bagus, namun harus diterapkan menyeluruh terhadap semua pedagang. Jika seperti itu, saya rasa tidak akan terjadi gejolak. Namun ketika ada larangan yang sensitif, di situ muncul penolakan,” jelas politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Menurutnya, revisi terhadap edaran tersebut menjadi langkah positif untuk meredam ketegangan sekaligus menjaga roda perekonomian masyarakat tetap bergerak. Ia juga mendorong Pemerintah Kota Medan agar melibatkan berbagai pihak dalam proses penyusunan kebijakan, sehingga keputusan yang diambil dapat mengakomodasi kepentingan bersama.

“Agar tidak menyinggung pihak manapun dan ekonomi di Kota Medan terus bangkit, Pemko Medan bisa mengundang pihak terkait dalam penyusunan revisi edaran tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, Wong mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi memecah belah persatuan.

“Jangan sampai situasi kemarin dimanfaatkan oknum-oknum untuk memecah kita. Saat ini semua sudah kembali seperti semula, tuntutan rekan-rekan pedagang non halal sudah didengar dan diterima. Sekarang kembali fokus berjualan dan jaga kondusifitas, apalagi ini Bulan Ramadan,” pungkasnya.

Pos terkait