Kejadian Mengerikan: Warga Musi Rawas Kekuatan Akibat Serangan Harimau
Kabar duka kembali mengguncang warga di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Seorang warga Desa Batu Ganeh, Kecamatan Selangit, bernama Sahanan (45) ditemukan tewas akibat serangan harimau yang terjadi di sekitar Sungai Bal. Kejadian ini memicu rasa takut dan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Peristiwa Mengerikan yang Mengguncang Warga
Sahanan ditemukan dalam kondisi tidak utuh, dengan bagian kepala terpisah dari tubuhnya. Mata, hidung, dan telinganya hilang, sementara luka-luka parah menyebar di seluruh tubuh korban. Jenazah korban ditemukan pada Sabtu (28/2/2026) dini hari di tepi Sungai Bal, Dusun Sri Pengantin, Desa Pasenen, Kecamatan STL Ulu Terawas.
Sebelum kejadian, Sahanan pamit pergi dari rumah untuk mencari ikan di Sungai Bal. Biasanya, ia pulang sekitar pukul 16.00-17.00 WIB. Namun, hingga pukul 21.00 WIB, korban belum juga kembali. Keluarga dan warga setempat kemudian melakukan pencarian di sekitar aliran sungai.
Reaksi Warga dan Harapan kepada Pihak Berwajib
Anang, salah satu warga Desa Batu Ganeh, menyampaikan bahwa kejadian ini membuat warga menjadi was-was dan takut untuk beraktivitas di kebun. “Apalagi lokasi kejadian itu disekitarnya masih ada kebun warga,” ujarnya.
Warga berharap pihak terkait segera bertindak untuk menangani satwa liar tersebut. Mereka berharap agar harimau itu bisa ditangkap atau diusir dari area tersebut. “Harapannya, ada upaya dari pihak terkait, apakah diusir atau ditangkap. Karena sebelum ada upaya itu, tentu warga masih takut pergi ke kebun,” tambahnya.
Selain itu, warga juga merasa terkejut karena selama ini belum pernah melihat adanya penampakan harimau di sekitar Sungai Bal. “Kalau selama ini belum dengar ada warga yang lihat Harimau berkeliaran, tiba-tiba langsung kejadian. Ini kejadian yang pertama setelah puluhan tahun ini,” ujar Anang.
Himbauan dari Camat Selangit
Camat Selangit, Misbahudin Lubis, memberikan himbauan kepada warga untuk tidak beraktivitas di kebun di sekitar lokasi kejadian. “Himbauan kita jangan dulu beraktivitas di areal sekitar lokasi kejadian. Tujuannya ada tidak terjadi hal yang sama,” katanya.
Menurut Camat, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kepolisian, TNI, maupun petugas Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Koordinasi ini dilakukan untuk mencari solusi terbaik dalam menangani situasi ini.
Rincian Kejadian yang Menyedihkan
Sebelum ditemukan tewas, Sahanan meninggalkan rumah pada Jumat (27/2/2026) pagi sekira pukul 09.00 WIB. Ia pergi ke Sungai Bal untuk mencari ikan. Namun, sampai pukul 21.00 WIB, korban belum juga pulang.
Pencarian dilakukan oleh keluarga dan warga setempat. Pada Sabtu (28/2/2026) dini hari, jenazah korban ditemukan di tepi Sungai Bal dalam kondisi meninggal dunia.
Luka-luka yang dialami korban sangat parah. Kepala terpisah dari leher, bola mata, hidung, rambut, dan telinga korban hilang. Lengan tangan korban juga terpisah dari bahu. Leher korban habis, hanya tersisa bagian dada atas sebelah kanan. Dada korban mengalami luka robek, dan paha sebelah kiri korban juga mengalami luka robek sepanjang 40 cm.
Penutup
Akibat kejadian ini, jenazah Sahanan telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Batu Gane. Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga setempat untuk lebih waspada terhadap ancaman satwa liar, terutama di wilayah yang dekat dengan kawasan hutan.





