Pastikan Takjil Lembang Aman, BBPOM Bandung Temukan Produk Tanpa Izin di Pasar Modern

2023 04 05 Bbpom Temukan 5 Sarana Produk Pangan Tanpa Izin Edar Dan Takjil Mengandung Boraks 2
2023 04 05 Bbpom Temukan 5 Sarana Produk Pangan Tanpa Izin Edar Dan Takjil Mengandung Boraks 2

Pengawasan Produk Pangan Selama Ramadan 2026 oleh BBPOM Bandung

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung melakukan pengawasan terhadap produk pangan selama bulan Ramadan tahun 2026. Dalam kegiatan ini, ditemukan beberapa produk yang tidak memiliki izin edar. Pengawasan dilakukan di berbagai daerah seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Bekasi, Karawang, dan Cirebon.

Kegiatan Pengawasan yang Dilakukan

Selama periode pengawasan yang berlangsung sejak 18 Februari hingga 16 Maret 2026, BBPOM Bandung melakukan pemeriksaan terhadap 12 sarana distribusi, 3 distributor pangan, dan 9 ritail modern. Dalam proses tersebut, ditemukan beberapa produk yang tidak memiliki izin edar. Kepala BBPOM Bandung, I Made Bagus Gerametta, menjelaskan bahwa produk-produk tersebut langsung diamankan dan dikembalikan kepada distributor.

“Kita lakukan pembinaan, jadi produk kemas ulang, jadi harus ada izin edar dan terdaftar,” ujarnya. Tujuan dari pengawasan ini adalah untuk memastikan bahwa semua produk pangan yang dijual atau diolah memenuhi syarat keamanan dan kesehatan.

Fokus pada Produk yang Tidak Memiliki Izin Edar

Produk pangan yang tidak memiliki izin edar tersebut biasanya berasal dari distributor yang tidak mematuhi aturan pengeluaran produk. BBPOM Bandung menekankan pentingnya izin edar sebagai bentuk jaminan kualitas dan keselamatan konsumen. Dengan demikian, setiap produsen harus memperoleh izin edar sebelum produknya dipasarkan.

Pengawasan Terhadap Takjil di Kawasan Lembang

Selain pengawasan terhadap produk pangan di ritail modern, BBPOM Bandung juga melakukan pengawasan terhadap sajian takjil di kawasan Lembang, KBB. Sebanyak 14 sampel takjil, termasuk tahu goreng, cimol, saus, bakso goreng, dan es campur, dilakukan uji cepat.

Uji cepat dilakukan untuk mendeteksi adanya bahan atau zat berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan methanil yellow. Hasil uji cepat menunjukkan bahwa semua sampel yang diuji memenuhi syarat dan tidak mengandung bahan berbahaya.



Dari 14 sampel yang diuji hari ini, semuanya memenuhi syarat. Ada saus, bakso, dan tahu.”

“Hasilnya semuanya bagus, tidak mengandung bahan berbahaya. Sebelumnya di Kota Bandung juga ada 14 sampel, dan hasilnya memenuhi syarat aman,” tambahnya.

Pentingnya Pengawasan dalam Bulan Ramadan

Pengawasan yang dilakukan BBPOM Bandung selama Ramadan bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat dapat memperoleh produk pangan yang aman dan layak konsumsi. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen pihak BBPOM untuk menjaga kualitas produk pangan di wilayah Jawa Barat.

Langkah-Langkah yang Diambil

Setelah menemukan produk tanpa izin edar, BBPOM Bandung melakukan langkah-langkah penindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini mencakup penyitaan produk dan pembinaan terhadap distributor agar lebih mematuhi regulasi.

Selain itu, BBPOM Bandung juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha tentang pentingnya izin edar dan cara membuat produk yang aman bagi konsumen. Edukasi ini dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan pelatihan.

Kesimpulan

Pengawasan yang dilakukan oleh BBPOM Bandung selama Ramadan 2026 menunjukkan komitmen pihak berwenang dalam menjaga kualitas dan keamanan produk pangan. Dengan adanya pengawasan yang rutin dan intensif, diharapkan masyarakat dapat merasa aman dalam mengonsumsi produk pangan yang tersedia di pasar.



Selain itu, hasil uji cepat terhadap takjil di kawasan Lembang menunjukkan bahwa produk yang dijual aman dan layak konsumsi. Hal ini memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa produk pangan yang tersedia di pasaran tetap memenuhi standar kesehatan dan keselamatan.

Pos terkait