Kapolres Bogor Tegaskan Perang Terhadap Peredaran Minuman Keras Selama Ramadhan
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menegaskan komitmennya untuk melakukan perang terhadap peredaran minuman keras (miras) selama bulan suci Ramadhan. Ia menilai bahwa minuman beralkohol menjadi salah satu penyebab utama gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, minuman keras tidak hanya membahayakan kesehatan masyarakat, tetapi juga bisa memicu tindakan kriminalitas. Hal ini karena alkohol dapat mengurangi kesadaran dan kontrol diri seseorang yang mengonsumsinya. “Kami menjaga agar tidak ada gesekan yang terjadi di masyarakat,” ujarnya saat memberikan pernyataan pada Senin (2/3/2026).
Untuk mewujudkan hal tersebut, AKBP Wikha Ardilestanto menyatakan akan meningkatkan kegiatan patroli yang menyasar tempat-tempat penjualan miras. Ia juga memastikan bahwa setiap tempat yang masih menjual minuman keras selama bulan puasa akan ditindak tegas.
“Saya imbau untuk tempat yang masih menjual minuman keras akan kita tertibkan tiap malam, karena kita dari Forkopimda Kabupaten Bogor berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” katanya.
Selain fokus pada pencegahan peredaran miras, AKBP Wikha Ardilestanto juga mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadhan dengan kegiatan yang positif. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.
“Isi kegiatan Ramadhan dengan hal yang positif, kegiatan yang baik sehingga tidak ada lagi gesekan di masyarakat,” tambahnya.
Langkah-langkah yang Dilakukan oleh Polres Bogor
Berikut beberapa langkah yang telah diambil oleh Polres Bogor dalam upaya menekan peredaran minuman keras:
- Peningkatan Patroli: Petugas kepolisian akan melakukan patroli lebih intensif di wilayah-wilayah yang dikenal sebagai tempat penjualan atau konsumsi minuman keras.
- Penertiban Tempat Penjualan: Setiap tempat yang ditemukan masih menjual minuman keras selama bulan Ramadhan akan segera ditertibkan.
- Koordinasi dengan Forkopimda: Polres Bogor bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Imbauan kepada Masyarakat
AKBP Wikha Ardilestanto juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana Ramadhan yang damai dan harmonis. Ia menyarankan agar warga mengisi waktu mereka dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti ibadah, belajar, atau berpartisipasi dalam kegiatan sosial.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan peredaran minuman keras dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat merayakan Ramadhan dengan tenang dan damai.





