Pekerja Pembersih Kaca Terjebak Cuaca Buruk, 1 Tewas di Surabaya

Evakuasi Pekerja Bangunan Yang Tewas Tertimpa Tembok Di Perumahan Galaxy Bumi Permai Surabaya 43 4
Evakuasi Pekerja Bangunan Yang Tewas Tertimpa Tembok Di Perumahan Galaxy Bumi Permai Surabaya 43 4

Insiden Maut Pekerja Pembersih Kaca di Surabaya

Pada Senin (2/3/2026) siang, kota Surabaya mengalami hujan deras disertai angin kencang yang memicu kejadian maut. Dua pekerja pembersih kaca gedung apartemen terjebak di ketinggian 25 lantai, dalam kondisi menggelantung. Insiden ini menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Pakuwon Indah, Surabaya. Dua pekerja pembersih kaca sedang melakukan tugas mereka ketika cuaca ekstrem tiba-tiba muncul. Mereka terjebak di ketinggian yang sangat berbahaya. Video kejadian tersebut viral di media sosial, khususnya di akun Instagram @call112surabaya.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pekerja terhuyung ke berbagai arah sambil tergelantung di ketinggian gedung. Tubuhnya beberapa kali terbentur dinding gedung serta gondola mesin lift yang berada di dekatnya. Keadaan ini sangat memprihatinkan dan menimbulkan rasa khawatir bagi para penonton.

Petugas darurat sedang melakukan evakuasi terhadap para korban yang terjebak. Kabid Pemadaman DPKP Kota Surabaya, M Rohim, mengatakan bahwa satu orang pekerja yang bergelantungan dikabarkan meninggal dunia. Sementara itu, satu orang lainnya yang berada di gondola terluka dan sedang dibawa ke rumah sakit terdekat.

“Satu orang dikabarkan meninggal dunia, iya yang tadi (bergelantungan). Satu orang lain terluka dibawa ke RS (rumah sakit) terdekat,” ujar M Rohim saat ditemui oleh Tribun Jatim Network di lokasi kejadian.

Gondola Diturunkan

Pantauan Tribun Jatim Network di lokasi kejadian, sekitar pukul 16.00 WIB, kondisi gondola sudah diturunkan dan berada di dasar permukaan tanah. Lokasinya berada di sisi utara gedung apartemen. Jenazah korban masih berada di lokasi kejadian.

Proses evakuasi menunggu Tim Inafis Polrestabes Surabaya tiba di lokasi untuk memeriksa kondisi jenazah korban. Hal ini dilakukan agar dapat dipastikan penyebab kematian korban dan untuk proses administrasi lebih lanjut.

Faktor Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem yang terjadi pada hari itu menjadi faktor utama dalam kejadian ini. Hujan deras dan angin kencang yang tiba-tiba membuat situasi menjadi sangat berbahaya. Pekerja pembersih kaca biasanya bekerja di ketinggian, sehingga cuaca buruk bisa sangat berisiko.

Beberapa ahli menyatakan bahwa kejadian seperti ini sering terjadi ketika tidak ada perhitungan risiko yang matang. Tidak hanya itu, penggunaan alat keselamatan yang memadai juga menjadi hal penting untuk menjaga keselamatan pekerja.

Langkah Pencegahan

Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, diperlukan langkah-langkah pencegahan yang lebih ketat. Misalnya, pelatihan keselamatan kerja yang rutin dilakukan kepada pekerja, penggunaan alat keselamatan yang memadai, dan pengawasan dari pihak perusahaan atau manajemen gedung.

Selain itu, perlu adanya koordinasi antara pihak terkait seperti dinas pemadam kebakaran, polisi, dan tim medis. Hal ini akan mempercepat proses evakuasi dan memberikan bantuan yang cepat dan tepat.

Kesimpulan

Insiden maut yang menimpa dua pekerja pembersih kaca di Surabaya menjadi peringatan penting tentang bahaya pekerjaan di ketinggian. Cuaca ekstrem dapat dengan mudah membahayakan keselamatan pekerja, terutama jika tidak ada persiapan yang cukup.

Kita harus belajar dari kejadian ini dan memastikan bahwa langkah-langkah pencegahan dan keselamatan kerja selalu diterapkan. Dengan demikian, kejadian serupa tidak lagi terjadi di masa depan.


Pos terkait