Kecelakaan Kerja di Gedung Apartemen Ascott Waterplace Surabaya
Pada Senin, 2 Maret 2026 pukul 14.22 WIB, terjadi kecelakaan kerja yang menimpa seorang pekerja pembersih kaca di Apartemen Ascott Waterplace Surabaya. Kecelakaan tersebut terjadi saat korban sedang bekerja menggunakan gondola di Tower B apartemen. Diduga, kejadian ini disebabkan oleh ketidakstabilan gondola akibat kondisi cuaca buruk, yaitu hujan deras dan angin kencang.
Menurut informasi dari Petugas Command Center 112 Surabaya, Ekky Maulana, pada saat kejadian terdapat dua pekerja yang sedang membersihkan kaca menggunakan gondola. Pekerja pertama berhasil turun ke lantai dasar, sementara pekerja kedua terjebak di lantai 26. Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat gondola mengalami goyang yang parah, sehingga menyebabkan pekerja tersebut terpental dari gondola dan terbentur.
Saat tim penyelamat tiba di lokasi, pekerja tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban dikenali sebagai Eddy Suparno, berusia 51 tahun dan berasal dari Surabaya. Sedangkan satu korban lainnya berhasil selamat dari kejadian tersebut.
Hingga saat ini, manajemen dari Apartemen Ascott Waterplace Surabaya belum memberikan respons atau pernyataan resmi mengenai kecelakaan yang terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa proses investigasi dan penanganan masih berlangsung.
Dampak Cuaca Ekstrem di Surabaya
Selain kecelakaan kerja, Surabaya juga dilaporkan mengalami cuaca ekstrem yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya, Linda Novianti, membenarkan adanya hujan deras yang melanda kota tersebut.
Dalam catatan BPBD, sebanyak 55 pohon tumbang dan empat bangunan rusak akibat kejadian ini. Kondisi cuaca yang tidak stabil ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat dan lembaga terkait untuk segera melakukan langkah-langkah mitigasi agar tidak terjadi hal-hal yang lebih buruk.
Langkah-Langkah yang Diperlukan
Kecelakaan yang menimpa Eddy Suparno menjadi peringatan penting bagi semua pihak terkait, terutama pengelola gedung dan pelaku pekerjaan di ketinggian. Beberapa langkah yang perlu diperhatikan antara lain:
- Pemantauan cuaca secara rutin – Sebelum melakukan pekerjaan di luar ruangan, terutama di ketinggian, penting untuk memantau kondisi cuaca secara berkala.
- Peningkatan kesadaran akan keselamatan kerja – Pelatihan dan sosialisasi tentang keselamatan kerja harus diberikan secara teratur kepada pekerja.
- Pemeliharaan alat kerja – Alat seperti gondola dan peralatan lainnya harus diperiksa secara berkala untuk memastikan keandalannya.
- Kesiapan tim darurat – Tim penyelamat harus siap sedia untuk merespons kejadian darurat dengan cepat dan efisien.
Kesimpulan
Kecelakaan yang terjadi di Apartemen Ascott Waterplace Surabaya menjadi peristiwa yang sangat mengejutkan dan menimbulkan banyak pertanyaan. Selain itu, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di Surabaya juga membawa dampak signifikan terhadap infrastruktur dan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah proaktif dan kolaborasi antara pihak pengelola, pemerintah, dan masyarakat untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.





