Kepolisian Sampang Mengamankan Dua Remaja Terkait Video Asusila
Jagat maya kembali digemparkan oleh beredarnya video asusila yang melibatkan dua remaja di wilayah Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Video tersebut direkam di dalam ruangan sebuah rumah makan dan kemudian viral di media sosial TikTok. Kejadian ini menarik perhatian pihak kepolisian yang langsung melakukan penyelidikan.
Peristiwa Awal yang Memicu Viralnya Video
Video asusila tersebut terjadi di Dusun Samaran Barat, Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Saat itu, dua remaja yang diketahui masih berstatus pelajar, yaitu FA (16 tahun) dan ND (15 tahun), sedang berada di lokasi tersebut. Video tersebut direkam menggunakan ponsel milik ND dan awalnya hanya tersimpan di perangkatnya.
Pada Jumat, 27 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, FA meminta bertukar ponsel dengan ND dengan alasan ingin memindahkan video mereka. Setelah pertukaran dilakukan, selang satu jam kemudian, video tersebut justru diunggah ke aplikasi TikTok menggunakan akun milik ND. Hal ini menyebabkan video tersebut menyebar luas dan menjadi viral dalam waktu singkat.
Penanganan oleh Pihak Kepolisian
Setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian langsung turun tangan untuk melakukan penyelidikan. Dalam prosesnya, dua remaja tersebut berhasil diamankan oleh Polres Sampang. Kini, kedua pelaku telah diserahkan ke Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang untuk proses lebih lanjut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Kasubag Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa kejadian ini telah ditangani secara profesional. Ia mengatakan bahwa kasus ini sudah dikelola sesuai dengan aturan yang berlaku. Informasi ini disampaikan pada hari Minggu, 1 Maret 2026, dalam rangka memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat.
Barang Bukti yang Diamankan
Dalam penyelidikan, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti terkait kejadian ini. Antara lain, masing-masing satu stel pakaian yang dipakai oleh FA dan ND. Selain itu, dua unit ponsel juga turut diamankan. Salah satunya adalah OPPO Reno 6 warna hitam yang digunakan oleh FA, serta OPPO Reno 11 warna hijau yang dimiliki oleh ND.
Identitas Pelaku dan Hubungan Mereka
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, FA dan ND merupakan sepasang kekasih. Keduanya masih berstatus sebagai pelajar, sehingga kasus ini menimbulkan kekhawatiran terkait penggunaan teknologi dan media sosial oleh kalangan remaja. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi orang tua dan institusi pendidikan untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di dunia digital.
Tindakan Lanjutan
Polisi menegaskan bahwa proses penyelidikan akan terus dilakukan hingga kasus ini selesai. Selain itu, pihak berwajib juga akan mengevaluasi langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi hal serupa di masa depan. Hal ini penting untuk menjaga lingkungan yang aman dan sehat bagi para remaja.





