Pelatih PSIM Yogyakarta Siapkan Solusi Tanpa Ze Valente
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, telah memastikan bahwa timnya siap menghadapi pertandingan melawan Semen Padang meskipun tanpa kehadiran Ze Valente. Pemain asal Portugal tersebut dipastikan absen akibat hukuman akumulasi kartu kuning yang diterimanya.
Van Gastel mengakui bahwa kehilangan Ze Valente memang menjadi tantangan tersendiri bagi tim. Namun, ia menegaskan bahwa PSIM Yogyakarta tidak akan bergantung pada satu pemain saja. “Ze sedang disuspensi (dihukum larangan bermain). Jadi, kami harus mengisi posisi penting tersebut, dan menurut saya kami bisa memasukkan pemain lain, tidak ada masalah,” ujarnya.
Meski demikian, Van Gastel juga mengakui bahwa kehilangan pemain kunci tetap memberi dampak bagi tim. “Tapi ya, selalu merepotkan jika salah satu pemain bintang Anda tidak bisa bermain,” tambahnya.
Pelatih asal Belanda ini menekankan bahwa seluruh pemain harus dalam kondisi siap tampil kapan pun dibutuhkan. “Namun di sisi lain, saya selalu memberi tahu para pemain yang tidak menjadi starter bahwa mereka harus siap. Dalam visi tim, karena sekarang Ze absen, maka salah satu pemain lain harus maju untuk tampil sejak awal dan membantu tim,” tegasnya.
Hukuman Akumulasi Kartu
Ze Valente akan absen pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 yang akan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (4/3/2026) malam. Kepastian itu didapat setelah ia menerima kartu kuning pada menit ke-44 saat PSIM menundukkan PSBS Biak dengan skor 4-2.
Dalam laga tersebut, Ze tampil gemilang dengan mencetak dua gol dan satu assist. Namun kartu kuning itu menjadi yang ketujuh musim ini, sehingga ia harus menjalani sanksi akumulasi.
Tanggapan Ze Valente
Menanggapi absennya, Ze Valente mengaku menerima situasi tersebut dengan lapang dada. “Saya absen dan ya, perasaan saya adalah apa adanya. Kadang-kadang kita tidak bisa mengontrol segalanya di dalam lapangan. Kemarin saya mendapat kartu kuning lagi, jadi ya, saya absen,” ujarnya.
Mantan pemain PSS Sleman dan Persebaya Surabaya itu juga melihat sisi positif dari situasi ini, terlebih di tengah jadwal padat selama Ramadan. “Akan bagus juga untuk beristirahat sedikit, untuk bersiap menghadapi pertandingan melawan Persijap,” tambahnya.
Setelah menghadapi Semen Padang, PSIM Yogyakarta dijadwalkan menjamu Persijap di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026) malam.





