Kemalangan kembali menimpa Persis Solo, yang kini menghadapi tantangan baru dalam perekrutan pemain. Striker asal Brasil, Jefferson Carioca, mengalami cedera sebelum sempat tampil untuk klub. Kejadian ini memperkuat narasi bahwa tim berjuluk Laskar Samberani tidak beruntung dalam proses rekrutmen pemain anyar.

Tidak hanya itu, Jefferson Carioca juga harus absen dari laga-laga Persis Solo meskipun belum pernah melakukan debut. Informasi ini diungkapkan langsung oleh pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, dalam konferensi pers menjelang pertandingan melawan Persik Kediri pada Sabtu (28/2/2026).

“Beberapa masalah terjadi di tim. Dua hari lalu, Febri mengalami cedera dan harus dioperasi,” ujar Milo, sapaan akrab Milomir Seslija.

“Selain itu, kita juga menghadapi beberapa kendala. Jefferson sempat mengalami benturan saat sesi latihan,” tambahnya.
Jefferson Carioca, yang didatangkan pada bursa transfer tengah musim 2025-2026, masih belum pernah tampil untuk Persis Solo. Bahkan, ia kesulitan untuk masuk ke dalam daftar susunan pemain karena kalah bersaing dengan pemain lain.
Milomir Seslija menjelaskan bahwa kondisi kebugaran Jefferson belum mencapai titik optimal. “Berapa banyak pemain yang bisa kami bawa untuk menghadapi pertandingan? Hanya sembilan saja,” ujarnya setelah laga melawan Madura United beberapa pekan lalu.
“Saat ini, kami memiliki 11 pemain asing di putaran kedua. Namun, regulasi hanya memperbolehkan sembilan pemain asing untuk dimasukkan dalam daftar susunan pemain.”
“Masalahnya adalah perbedaan tingkat kebugaran antara pemain asing. Untuk sementara, Jefferson masih berusaha beradaptasi dengan kondisi kebugarannya setelah bergabung dengan kami.”
Milo juga menjelaskan bahwa tidak mungkin untuk memainkan pemain asing selama 20 menit lalu menggantinya dengan pemain asing lain. “Kami harus memberikan waktu kepada mereka agar bisa mencapai kebugaran yang optimal.”
Jefferson Carioca kini bersaing dengan empat pemain asing Persis Solo di posisi striker. Mereka adalah Roman Paparyha, Bruno Gomes, dan Abu Kamara.
“Kami punya 11 pemain asing, tetapi hanya sembilan yang bisa didaftarkan untuk pertandingan,” kata Milo.
“Dari jumlah tersebut, hanya tujuh pemain yang bisa bermain secara bersamaan di lapangan.”
“Kami tetap memberikan menit bermain kepada beberapa pemain asing untuk meningkatkan kondisi fisik mereka.”
“Sebab, jika mereka hanya berlatih tanpa bertanding, kami tidak bisa mengukur sejauh mana kesiapan mereka.”
“Pemain harus bermain, bertanding, lalu menyesuaikan kembali. Namun itu bukan alasan,” imbuhnya.





