JAKARTA – Beredar informasi di media sosial bahwa Bank Indonesia akan membuka pendaftaran penukaran uang baru periode 3 pada Maret 2026. Namun, setelah dilakukan penelusuran, Bank Indonesia tidak mengumumkan adanya update informasi terkait jadwal penukaran uang baru periode 3.
Dalam unggahan terbaru di akun Instagram resmi Bank Indonesia, disampaikan bahwa hanya ada dua periode penukaran uang baru untuk perayaan lebaran 2026 ini. Berikut detailnya:
Periode 1
Pemesanan penukaran uang baru untuk wilayah Pulau Jawa dibuka pada 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB. Sementara itu, pemesanan untuk wilayah luar Pulau Jawa dibuka pada 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.
Jadwal penukaran fisik periode 1 berlangsung dari 18 hingga 27 Februari 2026.
Periode 2
Untuk wilayah Pulau Jawa, pemesanan periode 2 dilaksanakan pada 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB karena tingginya permintaan. Sedangkan untuk wilayah luar Pulau Jawa, pemesanan periode 2 tetap dibuka pada 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.
Jadwal penukaran uang barunya berlangsung dari 28 Februari 2026 hingga 15 Maret 2026.
Cara Pemesanan
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan pemesanan uang baru:
- Akses Website: Buka situs https://pintar.bi.go.id/.
- Pilih Menu: Pilih menu “Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling”.
- Pilih Lokasi & Waktu: Pilih provinsi, lokasi, dan jadwal kas keliling yang tersedia.
- Isi Data Diri: Masukkan NIK KTP, nama lengkap, nomor telepon, dan email aktif.
- Pilih Nominal: Tentukan pecahan uang yang diinginkan (maksimal Rp5.300.000 per orang).
- Simpan Bukti: Unduh atau screenshot bukti pemesanan yang berisi QR Code.
- Datang ke Lokasi: Datang ke lokasi kas keliling sesuai jadwal dengan membawa KTP dan bukti pesanan.
Bank Indonesia menegaskan bahwa hanya ada dua periode penukaran uang baru untuk lebaran 2026. Informasi tersebut dapat menjadi panduan bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan uang baru sebelum perayaan lebaran tiba.
Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi resmi dari Bank Indonesia melalui situs web atau akun media sosial resmi agar tidak terkena informasi yang tidak akurat. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa pemesanan dilakukan secara online melalui sistem yang telah disediakan oleh Bank Indonesia.





