Pembaruan Jargas Tana Lia Siap Dinikmati Masyarakat pada Mei 2026

Aa1xm8q5 1
Aa1xm8q5 1

Program Jargas di Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung

Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara), kini tengah menjalani proyek besar dalam bidang energi. Salah satu kecamatan yang menjadi fokus utama adalah Kecamatan Tana Lia, yang terdiri dari lima desa. Proyek ini adalah program jaringan gas rumah tangga (jargas) yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dengan total kuota sebanyak 725 Sambungan Rumah (SR), masyarakat di wilayah tersebut akan mulai menikmati layanan gas rumah tangga pada bulan Mei.

Program ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat setempat. Sebelumnya, harga gas LPG 3 kg atau tabung melon sangat tinggi, bahkan mencapai Rp 100.000 per tabung. Hal ini disebabkan oleh kendala distribusi yang sulit, karena wilayah Kecamatan Tana Lia hanya dapat dicapai melalui jalur air. Perjalanan dari ibukota kabupaten, Kecamatan Sesayap, membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua jam.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, menyatakan bahwa Kecamatan Tana Lia adalah satu-satunya daerah di Kalimantan Utara yang mendapatkan alokasi program jargas dari Kementerian ESDM. Ia menjelaskan bahwa dari 15 kabupaten/kota se-Indonesia yang menandatangani program tersebut, hanya Tana Tidung yang mendapat kesempatan untuk pemasangan jargas di Kecamatan Tana Lia.

“Alhamdulillah, yang dapat program dari Kementerian ESDM untuk jargas, dari 15 kabupaten kota yang bertanda tangan se-Indonesia, di Kalimantan Utara itu kan hanya Tana Tidung yang dapat di Kecamatan Tana Lia,” ujarnya.

Saat ini, proses pemasangan sedang berlangsung dan diharapkan segera dapat dinikmati oleh masyarakat. Bupati menegaskan bahwa jargas akan menjadi solusi atas masalah distribusi dan harga gas yang tinggi. Masyarakat masih menggunakan tabung melon, namun pengiriman ke wilayah ini cukup sulit, sehingga membuat harga meningkat.

“Karena lewat laut dan sungai itu bisa naik sampai di masyarakat Rp 100 ribu, itu kan sudah tidak wajar,” kata Bupati.

Menurutnya, program jargas ini sangat layak diberikan ke Tana Lia karena wilayah ini memiliki potensi sumber gas yang cukup besar di Tanjung Keramat. Dengan adanya jargas, ia berharap beban pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan energi rumah tangga dapat ditekan.

“Alhamdulillah dengan ini masyarakat bisa menikmati dan mungkin pengeluaran satu bulan untuk gas paling besar Rp 30 ribu,” tambahnya.

Program ini juga diharapkan menjadi langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan solusi energi yang lebih terjangkau dan merata bagi masyarakat di wilayah pesisir dan terpencil Kabupaten Tana Tidung.

Dengan penyelesaian proyek ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kebijakan pemerintah. Selain itu, program jargas juga diharapkan bisa menjadi contoh sukses dalam pemerataan akses energi di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Dengan demikian, kehidupan masyarakat di Kecamatan Tana Lia akan semakin nyaman dan sejahtera.

Pos terkait