Pembaruan Salat Champion di Agam: Anak-Anak Serbu Masjid Al Huda, Wabup Iqbal Beri Hadiah Spesial!

Wabup Salat Idul Adha 1
Wabup Salat Idul Adha 1

Masjid Al Huda Jadi Contoh dalam Program Salat Champion

Di tengah suasana yang penuh ketenangan dan kekhusyukan, Masjid Al Huda di Jorong Sungai Tuak, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, menjadi pusat perhatian. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini juga menjadi pilot project pelaksanaan program Salat Champion.

Program ini bukan sekadar upaya untuk memperbanyak jumlah jamaah, tetapi lebih dari itu, ia bertujuan membangun karakter generasi muda melalui pembiasaan salat berjamaah. Dengan pendekatan yang kreatif dan inovatif, program ini memberikan ruang bagi anak-anak, remaja, hingga orang tua untuk terlibat aktif dalam kegiatan keagamaan.

Wali Nagari Koto Tangah, Amrizal Gunawan Dt Maruhun Basa, menyampaikan bahwa Masjid Al Huda dikenal sangat aktif dalam menjalankan salat berjamaah. “Alhamdulillah, salat lima waktu selalu ramai. Anak-anak pun sangat antusias datang ke masjid,” ujarnya.

Dalam program Salat Champion, setiap anak yang hadir dan melaksanakan salat berjamaah akan dilombakan. Mereka kemudian dievaluasi berdasarkan kehadiran dan konsistensi. Hal ini membuat anak-anak lebih semangat karena kehadiran mereka dinilai dan diapresiasi.

Program ini merupakan gagasan Bupati dan Wakil Bupati Agam, dengan tujuan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap masjid sejak usia dini. Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan iman dan ketaqwaan secara alami.

Apresiasi terhadap semangat jamaah Masjid Al Huda disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, saat melakukan safari ke masjid tersebut pada 27 Februari 2026 lalu. Ia mengaku bangga melihat masjid yang hidup dengan aktivitas ibadah dan dipenuhi anak-anak yang sedang melaksanakan salat berjamaah.

“Masjid yang makmur bukan hanya indah bangunannya, tetapi juga ramai jamaahnya. Di sini kita melihat generasi muda tumbuh dengan semangat keimanan yang kuat,” ujar Muhammad Iqbal.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati menyerahkan hadiah kepada lima pemenang Salat Champion. Wajah-wajah bahagia anak-anak penerima penghargaan menjadi bukti bahwa pendekatan apresiatif mampu menumbuhkan kecintaan mereka terhadap masjid.

Selain itu, Wakil Bupati juga menyalurkan bantuan berupa 50 helai kain sarung dan uang tunai senilai Rp20 juta untuk mendukung kegiatan dan pengembangan masjid.

“Dengan semangat kebersamaan dan dukungan pemerintah daerah, Masjid Al Huda kini tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan generasi Qurani yang menjadikan salat berjamaah sebagai kebiasaan dan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Wali Nagari Koto Tangah Amrizal Gunawan.

Keberhasilan Program Salat Champion

Program Salat Champion telah membawa dampak positif yang signifikan di Masjid Al Huda. Berikut beberapa faktor yang turut berkontribusi terhadap keberhasilan program ini:

  • Partisipasi aktif anak-anak: Anak-anak tidak hanya hadir, tetapi juga sangat antusias dalam melaksanakan salat berjamaah.
  • Evaluasi yang transparan: Setiap peserta dinilai berdasarkan kehadiran dan konsistensi, sehingga memberikan motivasi untuk terus berpartisipasi.
  • Inovasi dalam pendekatan: Program ini menggunakan pendekatan yang kreatif dan inovatif untuk menarik minat generasi muda.
  • Dukungan pemerintah: Bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah memastikan kelangsungan program dan pengembangan masjid.

Peran Masjid sebagai Pusat Pembinaan

Masjid Al Huda tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan generasi muda. Dengan adanya program Salat Champion, masjid ini menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap agama dan kebersamaan.


Pos terkait