Pembinaan Rohani Siswa Kristen Digerakkan Fadly Amran untuk Pendidikan Karakter Berbasis Agama di Padang

Img 20250711 Wa0047 1
Img 20250711 Wa0047 1

Pembinaan Rohani untuk Siswa Kristen di Kota Padang

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis agama bagi generasi muda. Hal ini dilakukan melalui kegiatan pembinaan rohani yang digelar untuk 423 siswa Kristen di Gereja BNKP Jemaat Padang. Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin (2/3/2026), saat para siswa Muslim sedang mengikuti Pesantren Ramadan.

Pemko Padang menekankan pentingnya pendidikan karakter yang berlandaskan nilai-nilai agama sebagai fondasi untuk menciptakan generasi unggul. Menurut Fadly Amran, kegiatan ini sejalan dengan arah pendidikan nasional yang menekankan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Ia menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif pembinaan rohani yang dilakukan oleh gereja dan mengharapkan kolaborasi antara pemerintah dan tokoh agama dalam menjalankan program-program serupa.

Program Smart Surau Diperluas ke Berbagai Rumah Ibadah

Fadly Amran juga menyampaikan rencana Pemko Padang untuk memperluas kerangka Program Unggulan (Progul) Smart Surau ke berbagai rumah ibadah di Kota Padang. Tujuan dari perluasan ini adalah agar gerakan pendidikan karakter berbasis agama tidak hanya terfokus pada masjid, tetapi juga mencakup gereja, wihara, dan tempat-tempat ibadah lainnya.

“Kami akan duduk bersama para tokoh agama agar gerakan ini dapat mencapai seluruh komunitas beragama di Kota Padang,” ujar Fadly Amran. Ia berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Keterlibatan Siswa dari Berbagai Jenjang Pendidikan

Ketua Pelaksana Pembinaan Rohani, Nosisokhi Gea, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 423 siswa Kristen dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA sederajat di Kota Padang. Para peserta akan mendapatkan pembinaan keagamaan, penguatan nilai moral, serta pembekalan karakter selama masa kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Fauzi Bahar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, serta sejumlah tokoh dan instansi terkait lainnya.

Meningkatkan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pendidikan karakter berbasis agama. Pemko Padang berkomitmen untuk terus mendorong program-program yang mampu membentuk generasi muda yang memiliki nilai-nilai keagamaan yang kuat dan tangguh.

Program Smart Surau menjadi salah satu contoh inovasi yang bisa diadopsi oleh berbagai rumah ibadah. Dengan demikian, setiap individu, baik dari kalangan Muslim maupun non-Muslim, dapat merasakan manfaat dari pendidikan karakter yang berlandaskan agama.


Pos terkait