Pembukaan HUT ke-70 Paroki Santo Yoseph Ayawasi, Sekda Maybrat Ajak Umat Berubah Perilaku

20230318 Jalan Santai Di Maybrat 1
20230318 Jalan Santai Di Maybrat 1

Perayaan HUT Ke-70 Paroki Santo Yoseph Ayawasi Dimulai

Perayaan HUT Ke-70 Paroki Santo Yoseph Ayawasi di Kampung Ayawasi, Distrik Aifat Utara, Maybrat, Papua Barat Daya telah dimulai. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Maybrat, Ferdinandus Taa, yang sekaligus membuka rangkaian kegiatan tersebut pada Senin (2/3/2026).

Acara dimulai dengan doa pembukaan oleh Pastor Valen OSA, dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Panitia HUT, Leopardus Kore. Dalam sambutannya, Fertaa, panggilan akrab Ferdinandus Taa, menceritakan perjalanan misionaris Katolik di wilayah kapala burung atau yang kini dikenal sebagai Sorong Raya. Ia menjelaskan bagaimana misi penyebaran Injil di pedalaman Maybrat, Tambrauw, dan Sorong Selatan berlangsung.

Paroki St. Yoseph Ayawasi memiliki beberapa paroki bawahan, antara lain:
* Paroki St. Yoseph Senopi Tambrauw
* Paroki St. Benediktus Fef Tambrauw
* Paroki St. Andreas Ayata Maybrat
* Proki St. Albertus Agung Teminabuan Sorong Selatan
* Paroki St. Ambrosius Suswa Maybrat

Fertaa menyampaikan bahwa Paroki St. Yoseph Ayawasi dahulu menjadi pusat pelayanan misionaris Katolik di wilayah Sorong Raya. Kini, paroki ini telah melahirkan beberapa paroki di Maybrat, Sorong Selatan, dan Tambrauw.

“Paroki ini sekarang berusia 70 tahun, sehingga perilaku umat juga harus berubah makin dewasa. Jangan sampai perilakunya seperti kanak-kanakan yang masih berusia 10 atau lima tahun,” ujarnya.

Selain itu, Fertaa menekankan pentingnya pembangunan sarana dan prasarana di setiap pusat gereja Katolik. Sebagai contoh, menara Gereja St. Yoseph Ayawasi sedang dalam proses pembangunan, yang diawali dengan peletakan batu pertama oleh Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong Mgr. Hilarion Datus Lega. Pembangunan pagar pastoran dan susteran juga sedang berlangsung.

Fertaa mengimbau seluruh stasi-stasi di bawah naungan Paroki St. Yoseph Ayawasi untuk mendukung semua kegiatan HUT hingga puncaknya pada 19 Maret 2026. Khusus untuk rangkaian perlombaan, ia meminta peserta menjunjung sportivitas. Jika ada permasalahan pada setiap pertandingan, diharapkan berkoordinasi dengan wasit dan panitia.

Menurut Fertaa, Pemkab Maybrat akan menghadirkan pengobatan gratis yang dijadwalkan pada 14 Maret 2026. “Kami telah berkoordinasi dengan para dokter spesialis. Semua warga, khususnya di Ayawasi harus datang memeriksakan kesehatan secara gratis, seperti kolesterol, asam urat, gula darah, batuk berdahak, penyakit dalam dari pagi sampai malam,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa biaya transportasi ditanggung masing-masing peserta, karena panitia dan pemda sudah menanggung biaya pengobatannya.


Pos terkait