Pembukaan Royal Baroe, Ketua DPRD Kota Serang: Dorong Ekonomi dan Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Muhammad Farhan Azis Saat Ditemui Tribunbante
Muhammad Farhan Azis Saat Ditemui Tribunbante

Peresmian Kawasan Royal Baroe Diharapkan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Kota Serang

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang menilai peresmian Kawasan Royal Baroe sebagai momen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menciptakan peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat. Hal ini disampaikan saat menghadiri acara peresmian kawasan tersebut, Jumat (20/2/2026).

Menurut Muji, kehadiran kawasan tersebut bukan hanya sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi simbol kemajuan dan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Kota Serang.

“Peresmian Kawasan Royal Baroe hari ini bukan hanya menjadi seremoni semata, tetapi merupakan simbol kemajuan dan optimisme Kota Serang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan kawasan tersebut diyakini akan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian. Selain menciptakan pusat aktivitas ekonomi baru, keberadaannya juga berpotensi membuka lapangan kerja, menggerakkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan sektor jasa dan perdagangan.

Atas nama DPRD Kota Serang, Muji menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Kawasan Royal Baroe, mulai dari pemerintah daerah, investor, pengembang, hingga masyarakat sekitar.

Meski demikian, ia mengingatkan agar setiap pembangunan tetap memperhatikan aspek tata ruang, kelestarian lingkungan, serta kepentingan masyarakat setempat.

“Pembangunan harus inklusif, berkeadilan, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Serang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Muji juga menyinggung momentum satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang sebagai fase awal yang menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan. Ia menilai kolaborasi antara eksekutif dan legislatif menjadi fondasi utama agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Muji menegaskan DPRD akan terus menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan secara profesional, objektif, dan konstruktif.

“Pengawasan bukan untuk mencari kekurangan, tetapi memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada rakyat. Penganggaran bukan sekadar membagi angka, tetapi memastikan setiap rupiah dari APBD memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ucapnya.

Dengan hadirnya Kawasan Royal Baroe, DPRD Kota Serang berharap pertumbuhan ekonomi daerah semakin meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Potensi Kawasan Royal Baroe dalam Perekonomian Lokal

Kawasan Royal Baroe diharapkan menjadi salah satu titik sentral yang mampu menggerakkan perekonomian kota. Berikut beberapa potensi yang bisa dihasilkan:

  • Meningkatkan daya tarik wisatawan dan investor
  • Menciptakan lebih banyak peluang kerja, baik langsung maupun tidak langsung
  • Mendorong pengembangan UMKM di sekitar kawasan
  • Meningkatkan pendapatan pajak daerah
  • Mengurangi beban pengangguran dengan menyediakan berbagai jenis pekerjaan

Selain itu, kawasan ini juga diharapkan mampu menjadi contoh pembangunan yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meskipun kawasan ini memiliki potensi besar, ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah pengelolaan kawasan yang berkelanjutan dan transparan. Selain itu, perlu adanya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, pengembang, dan masyarakat sekitar.

Harapan besar juga ditanamkan pada pemerintah daerah untuk terus memastikan bahwa semua program pembangunan benar-benar berpihak kepada rakyat. Dengan begitu, kawasan Royal Baroe tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi juga menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat Kota Serang.

Pos terkait