Masalah Harga Tiket Pesawat yang Tinggi di Kotabaru – Banjarmasin
Masalah tingginya harga tiket pesawat dari Kotabaru ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kembali menjadi perhatian masyarakat menjelang Lebaran. Harga tiket yang mencapai Rp 1,4 juta membuat banyak orang kesulitan untuk melakukan perjalanan. Hal ini menimbulkan dampak negatif terhadap jumlah penumpang dan stabilitas jadwal penerbangan.
Pada Februari lalu, terdapat beberapa penerbangan yang dibatalkan karena jumlah penumpang yang tidak memenuhi ambang batas minimal. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa layanan penerbangan bisa semakin jarang atau bahkan terhenti jika tidak ada tindakan yang dilakukan.
Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi, menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan layanan penerbangan di daerah tersebut. Ia mengatakan bahwa jika jumlah penumpang terus menurun akibat harga yang mahal, maskapai berpotensi mengurangi frekuensi penerbangan atau bahkan menghentikan layanan sepenuhnya.
“Jika ini dibiarkan, kita khawatir penerbangan makin jarang atau bahkan terhenti. Padahal bandara sangat vital bagi mobilitas dan ekonomi daerah,” ujarnya.
Selain masalah harga, Komisi II juga menyampaikan kekhawatiran terkait pembatalan penerbangan yang sering terjadi secara mendadak. Legislatif meminta agar maskapai mempertimbangkan dampak sosial terhadap calon penumpang, khususnya menjelang musim mudik.
Perwakilan Wings Air, Muhammad Fitryan, menjelaskan bahwa kebijakan tarif dan operasional sepenuhnya menjadi kewenangan manajemen pusat. Pihaknya hanya melaporkan perkembangan jumlah penumpang. Ia juga mengakui adanya beberapa penerbangan yang dibatalkan karena jumlah penumpang kurang dari 10 orang pada Februari lalu.
Sementara itu, pihak Bandara Gusti Syamsir Alam menyampaikan bahwa pengawasan maskapai berada di bawah otoritas bandar udara wilayah Surabaya serta Direktorat Angkutan Udara di Jakarta. Bandara hanya berperan menghimpun dan melaporkan data operasional sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah yang Diambil oleh Komisi II DPRD Kotabaru
Berdasarkan hasil rapat, Komisi II merumuskan sejumlah langkah, antara lain:
- Melakukan koordinasi langsung dengan manajemen pusat Lion Group
- Membuka peluang komunikasi dengan maskapai lain guna mendorong persaingan tarif
- Meminta agar setiap pembatalan penerbangan disampaikan jauh hari agar masyarakat memiliki alternatif perjalanan
Wakil Ketua Komisi II, H M Suhartono, menegaskan bahwa kepentingan masyarakat menjadi prioritas utama. “Kami ingin memastikan transportasi jelang Lebaran berjalan lancar, harga tiket lebih rasional, dan masyarakat tidak dirugikan,” imbuhnya.
Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah
Mendapatkan tiket pesawat murah bisa dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:
- Pesan Jauh-Jauh Hari: Waktu ideal adalah 6-8 minggu sebelum keberangkatan untuk domestik, dan 3-6 bulan sebelumnya untuk internasional.
- Gunakan Mode Incognito/Private: Cari tiket menggunakan mode Incognito di browser untuk menghindari kenaikan harga akibat cookies yang merekam riwayat pencarian Anda.
- Waktu Pemesanan & Terbang: Tiket seringkali lebih murah jika dibeli pada hari Selasa atau Rabu. Hindari terbang saat akhir pekan atau musim liburan (high season).
- Gunakan Aplikasi Pembanding: Manfaatkan situs seperti SkyscannerGoogle Flights, atau aplikasi travel untuk membandingkan harga dari berbagai maskapai.
- Manfaatkan Promo & Flash Sale: Berlangganan newsletter maskapai atau pantau flash sale untuk mendapatkan diskon besar.
- Pilih Low Cost Carrier (LCC): Gunakan maskapai penerbangan bertarif rendah dan perhatikan kebijakan bagasi tambahan agar tetap hemat.
- Fleksibel dengan Tujuan & Waktu: Gunakan fitur “search everywhere” atau cek harga selama sebulan penuh untuk menemukan tanggal dan destinasi termurah.
- Pertimbangkan Bandara Alternatif: Terkadang, terbang ke bandara yang dekat dengan destinasi utama jauh lebih murah.
Tips Beli Tiket Pesawat Lebaran
Menjelang periode libur Lebaran 2023, permintaan pembelian tiket pesawat umumnya akan meningkat secara signifikan. Oleh sebab itu, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengimbau calon pelaku perjalanan untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan detail saat membeli tiket pesawat.
Berikut beberapa tips yang harus diperhatikan saat berburu tiket pesawat saat periode Lebaran:
-
Perhatikan rincian jadwal penerbangan
Calon penumpang harus memperhatikan jadwal penerbangan yang mereka pilih guna memperkirakan jarak tempuh ke bandara dan memastikan tiba di bandara tepat waktu. Check-in melalui konter maskapai biasanya ditutup maksimal 45 menit sampai 30 menit sebelum keberangkatan, jadi jangan sampai terlambat. -
Perhatikan rute penerbangan
Rute penerbangan ada yang dilayani secara langsung (direct flight), dan ada pula yang memiliki pemberhentian (transit). Calon pelaku perjalanan diimbau untuk teliti terkait jadwal naik dan turun dari pesawat. Pastikan waktu transit cukup panjang agar tidak terlambat tiba di kota tujuan akhir. -
Pahami biaya yang akan dikeluarkan
Biaya tiket pesawat dapat berbeda-beda tergantung waktu pembelian, jarak tempuh, dan faktor lainnya. Pastikan sudah memahami biaya yang akan dikeluarkan untuk perjalanan menggunakan pesawat udara. -
Cek aturan bagasi agar tidak kelebihan
Pastikan barang bawaan yang masuk bagasi maupun kabin pesawat tidak melebihi ketentuan maskapai penerbangan agar kamu tidak dikenakan denda kelebihan bagasi. -
Masukkan seluruh data dengan benar
Memasukkan data yang benar dan lengkap saat melakukan pemesanan tiket pesawat sangat penting. Data tersebut mencakup nama sesuai identitas resmi, nomor ponsel, dan e-mail calon penumpang. Semuanya harus sesuai dengan orang yang akan terbang, karena informasi tersebut akan dikirimkan ke nomor ponsel dan e-mail yang terdaftar saat pembelian tiket.





