Pemilah jalur alternatif mudik di Ciamis, Kapolres siap alihkan arus jika Ciawi-Gentong macet

Aa1xnnoq 1
Aa1xnnoq 1

Pengecekan Jalur Alternatif untuk Arus Mudik di Ciamis

Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, melakukan pengecekan langsung terhadap jalur alternatif Cihaurbeuti – Panumbangan. Jalur ini akan digunakan jika terjadi kemacetan di jalur Ciawi-Gentong selama arus mudik. Kendaraan nantinya dapat keluar melalui wilayah Cihaurbeuti dan Panumbangan. Selain itu, alternatif kedua akan dialihkan menuju Panjalu dan Kawali untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Tujuan utama dari pengalihan ini adalah agar jalur Ciawi-Gentong tetap lancar dan kondusif. Jika terjadi kemacetan, arus akan diarahkan dari Ciawi-Gentong menuju Panumbangan, Panjalu, dan Kawali. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian lalu lintas guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik.

Pengecekan Titik Rawan dan Masalah Jalan

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres didampingi para Pejabat Utama (PJU) seperti Waka Polres Ciamis, Kompol Sujana, Kasat Lantas, dan Kabag Ops. Mereka meninjau sejumlah titik yang diproyeksikan menjadi pengalihan arus jika terjadi kepadatan kendaraan di kawasan Ciawi-Gentong.

“Hari ini kami bersama para PJU melakukan pengecekan jalur alternatif apabila terjadi kemacetan di daerah Ciawi-Gentong. Jika terjadi stuck, arus akan diarahkan dari Ciawi-Gentong menuju Panumbangan,” ujar AKBP Hidayatullah di sekitar perbatasan Tasik-Ciamis, Senin (2/3/2026) sore.

Ia menjelaskan, kendaraan nantinya dapat keluar melalui wilayah Cihaurbeuti dan Panumbangan. Selain itu, alternatif kedua akan dialihkan menuju Panjalu dan Kawali untuk mengurai kepadatan. “Harapannya tentu jalur Ciawi-Gentong tetap lancar dan kondusif. Namun apabila terjadi kemacetan, maka akan kami tarik arus dari Ciawi menuju Panjalu dan Kawali,” jelasnya.

Temuan Lubang Berbahaya dan Tindakan Perbaikan

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres juga menemukan beberapa titik jalan berlubang yang berpotensi membahayakan pemudik. “Tadi kita lihat ada beberapa lubang. Ini akan kami sampaikan ke Forkopimda dan instansi terkait untuk segera dilakukan perbaikan,” katanya.

Ia menambahkan, karena sebagian ruas merupakan jalan nasional, maka kewenangannya berada di pemerintah pusat maupun provinsi. Meski demikian, pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Ciamis agar perbaikan bisa segera dilakukan.

Imbauan untuk Pengemudi dan Pemudik

Menghadapi arus mudik yang bertepatan dengan kondisi cuaca tak menentu, Kapolres mengimbau para pengemudi agar lebih waspada. “Kami dari Polres Ciamis mengimbau kepada seluruh pengemudi agar berhati-hati di jalan, mengingat cuaca kadang hujan, kadang panas,” ujarnya.

Ia mengingatkan pemudik untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum berkendara, serta memeriksa kelengkapan kendaraan seperti rem, kopling, aki, dan komponen lainnya. “Cek betul kesiapan kendaraan sebelum berangkat agar tidak terjadi trouble di tengah jalan. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan. Karena keluarga menunggu di rumah,” pesannya.

Pengamanan Arus Mudik dengan 338 Personel

Untuk pengamanan arus mudik, Polres Ciamis menurunkan total 338 personel. “Total personel yang diturunkan sebanyak 338 orang, baik dari Polres Ciamis, TNI, Dishub, Satpol PP, hingga unsur ormas dan tokoh pemuda,” ungkapnya.

Personel tersebut akan disebar di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan guna memastikan arus mudik di wilayah Kabupaten Ciamis berjalan aman dan lancar. “InsyaAllah dengan kesiapan ini, masyarakat bisa mudik dengan aman dan sampai tujuan dengan selamat,” ujarnya.

Pos terkait